Cerita Panjang di Balik Dinginnya Segelas Frappe, Diawali dari Kebosanan dan Ketiadaan Air Panas

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 10 Juni 2024 | 18:30 WIB
Frappe tercipta karena ketidak sengajaan  faktor bosan dengan sajian yang biasa dan tidak tersedianya air panas. (Pexels/Muhammad Fawdy)
Frappe tercipta karena ketidak sengajaan faktor bosan dengan sajian yang biasa dan tidak tersedianya air panas. (Pexels/Muhammad Fawdy)

Kabar BUMN - Di antara beragam menu minuman di gerai kopi hampir selalu tersedia menu frappe.

Racikan frappe yang populer di seluruh dunia ini berawal dari Yunani di tahun 1957.

Kisah frappe diawali saat perwakilan Nestle, Giannis Dritsas, membutuhkan minuman kopi saat bekerja.

Baca Juga: Slurrrp, Beragam Minuman Kopi Dingin yang Menyejukkan Tubuh di Tengah Suhu Panas

Alih-alih yang biasa, Dritsas ingin minuman yang tidak biasa, terlebih karena tidak ada air panas.

Ia lalu mencampur bubuk kopi dengan air dingin dan es baru lalu mengocoknya dengan shaker.

Tidak disangka racikan itu terasa menyegarkan. Dari situlah muncul frappe.

Frappe berasal yang bahasa Prancis yang artinya dikocok.

Baca Juga: 5 Brand Kopi Indonesia yang Produk Biji Kopinya Sukses Menembus Pasar Internasional

Nestle pun memanfaatkan temuan baru Dritsas untuk produk baru frappe Nestle.

Dulunya minuman frappe hanya populer di Yunani, baru setelah Olimpiade 2004, dunia mengenalnya.

Kala itu, beberapa imigran Yunani di Eropa dan Amerika ikut mempopulerkan minuman frappe.

Baca Juga: Sudah Minum Kopi? Ini 6 Sajian Kopi dengan Racikan Unik Khas Nusantara, Kental Rasa Kedaerahan

Jadi nama trademark
Selain nama frappe, orang juga banyak yang mengenal minuman ini dengan nama frappuccino.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: culinarydepotinc.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini