6 Kuliner Khas Bantul, Yakin Deh 1 Atau 2 Kuliner Ini Belum Pernah Anda Ketahui Sebelumnya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 21 Juni 2024 | 11:30 WIB
Mie lethek dengan bahan dasar mie yang terbuat dari tepung tapioka. (Instagram/mbok.ndoro via Idntimes.com)
Mie lethek dengan bahan dasar mie yang terbuat dari tepung tapioka. (Instagram/mbok.ndoro via Idntimes.com)

Gudeg manggar khas Bantul, Yogyakarta, ini sekarang sulit ditemukan karena faktor kelangkaan bahan. (indonesia.kaya)

3. Gudeg manggar
Bila kebanyakan gudeg dari nangka muda, gudeg manggar berbahan dasar kelapa muda.

Cita rasanya tidak semanis gudeg nangka, cenderung lebih gurih. Teksturnya pun lebih padat.

Konon kuliner ini sudah ada sejuk 500 tahun lalu, di zaman kerajaan Mataram Islam.

Ini ditemukan Sekar Pembayun, putri Panembahan Senopati, yang melihat banyak pohon kelapa di Mangir, Bantul.

Baca Juga: 5 Jenis Gudeg di Yogyakarta dan Semarang, Tidak Melulu Terbuat dari Buah Nangka dan Manis

4. Sate klathak
Sate klathak adalah sate kambing khas Bantul. Biasanya daging yang digunakan dari kambing muda.

Masak sate ini hanya dengan bumbu garam. Sate ditusukan pada tusuk dari besi dan dibakar sampai matang.

Dinamakan sate klathak karena saat dibakar terdengar suara klathak-klathak.

Sate klathak disajikan dengan kuah gulai dan irisan cabai.

Baca Juga: 6 Jenis Sate Khas Nusantara yang Tidak Terbuat dari Daging Sapi dan Ayam

Kue geplak khas Bantul, Yogyakarta. (Instagram.com/wahyunikamah via idntimes.com)

5. Kue geplak
Kue ini zaman dulu jadi panganan pengganti nasi di musim kemarau, sekarang untuk camilan saja.

Kue geplak terbuat dari parutan kelapa yang dicampur dengan gula merah atau gula pasir.

Kue ini sering dibuat dengan warna-warna cerah sehingga terlihat lebih menarik.

Kue geplak mudah ditemukan di pasar tradisional di seluruh Yogyakarta.

Baca Juga: 5 Kuliner Nusantara Berbahan Dasar Tahu, Hadirkan Kelezatan Khas Daerah Masing-masing

6. Peyek tumpuk
Peyek tumpuk sedikit berbeda dengan peyek yang bentuknya tipis seperti krupuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini