7 Tradisi Perayaan Imlek di Berbagai Daerah di Indonesia

Photo Author
Redaksi, Kabar BUMN
- Rabu, 18 Januari 2023 | 07:19 WIB
7 Tradisi Perayaan Imlek di Berbagai Daerah di Indonesia
7 Tradisi Perayaan Imlek di Berbagai Daerah di Indonesia

Mengutip dari Kompas.com, Tuk Panjang merupakan tradisi menyambut perayaan Tahun Baru Imlek di Kawasan Pecinan Kota Semarang. Tuk Panjang merupakan acara penjamuan di atas meja panjang yang diberikan oleh warna Pecinan kepada masyarakat luar pecinan. Konon, hidangan yang disajikan tersebut dapat membawa kebaikan, keberkahan, keberuntungan, dan mempererat kerukunan antar sesama.

Pekan Budaya Tionghoa

Pekan Budaya Tionghoa menjadi salah satu perayaan Imlek di Yogyakarta yang paling dinantikan. Selain unik, perayaan Imlek tersebut akan menampilkan “wajah baru” kawasan Malioboro. Pasalnya, gang pecinan di kawasan Malioboro disulap mirip suasana pasar malam di Cina. Menariknya lagi, Anda bisa menjajal berbagai macam kuliner, dan menikmati penampilan budaya khas Tionghoa.

Festival Cian Cui

Tradisi perayaan Imlek di Riau terkenal unik dan berbeda dengan lainnya, yakni Festival Perang Air atau Festival Cian Cui. Sesuai dengan namanya, perayaan Imlek ini dilakukan dengan saling menyiramkan air menggunakan pistol air, gayung, maupun kantong plastik.

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, air memiliki makna rezeki. Sehingga, diharapkan Festival Cian Cui saat menyambut Tahun Baru Imlek dapat mendatangkan lebih banyak rezeki bagi banyak orang.

Pawai Tatung

Menjadi tradisi perayaan Imlek meriah di Singkawang, Kalimantan Barat yang sayang dilewatkan begitu saja. Pasalnya, Pawai Tatung akan menampilkan lebih dari 500 tatung yang berparade sambil memperlihatkan kesaktiannya. FYI, tatung adalah sosok manusia yang dipercaya dirasuki roh dewa.

Selama parade berlangsung, para tatung akan menampilkan adegan-adegan yang terkenal ekstrem. Seperti salah satunya menancapkan benda tajam ke dalam tubuhnya. Kabarnya, tradisi Tatung berfungsi sebagai ritual pencucian jalan untuk membersihkan kesialan dari roh jahat.

Foto: Dok. Kompas.com

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaksi

Terkini