Hati-hati, Pasangan Diimbau Tidak Datang ke Tempat Wisata Ini Kalau Tidak Ingin Putus Hubungan

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 4 Juli 2024 | 17:30 WIB
Air Terjun Coban Rondo, Malang, yang dulu menjadi lokasi Raden Baron Kusumo menyembunyikan istrinya, Dewi Anjarwati, dari Joko Lelono. (pergiyuk.com)
Air Terjun Coban Rondo, Malang, yang dulu menjadi lokasi Raden Baron Kusumo menyembunyikan istrinya, Dewi Anjarwati, dari Joko Lelono. (pergiyuk.com)

Karena menyesal, Tan Bun Ann lalu berusaha mencarinya lagi dengan menyelam ke sungai.

Karena suami tidak juga muncul ke permukaan, Siti Fatima panik dan memutuskan ikut terjun.

Dari legenda tersebut muncul mitos kalau orang yang berpasangan datang ke Pulau Kemaro bisa putus.

Baca Juga: Jelajah Sejarah dari Sisa-sisa Kisah Kejayaan Kerajaan Sriwijaya di Palembang

Jembatan Merah di Kebun Raya Bogor yang dilarang dilewati orang yang telah berpasangan. (kemendikbud via ayojakarta.com)

3. Kebun Raya Bogor
Bagi pasangan yang datang ke Kebun Raya Bogor perlu hati-hati. Di tempat ini beredar dua mitos.

Pertama, bila lajang datang ke sini dan duduk di bawah pohon jodoh, ia akan mendapatkan pasangan.

Kedua, bagi yang sudah berpasangan jangan melewati Jembatan Merah.

Dipercaya kalau keduanya melewati tempat tersebut hubungannya bisa segera putus.

Baca Juga: Liburan Hemat di Kebun Raya Bogor, Bisa Ngapain aja?

4. Alun-Alun Kidul
Alun-Alun Kidul tempat wisata yang populer di Yogyakarta.

Di sini tumbuh pohon beringin kembar yang berdiri saling berdampingan.

Dipercaya bila orang dengan mata tertutup bisa berjalan lurus di antara pohon beringin keinginannya akan terkabul.

Bila pasangan yang berjalan di antara dua pohon tersebut dipercaya hubungannya tidak langgeng.

Baca Juga: Gratis! Wisata ke Beberapa Tempat di Yogyakarta Ini Tidak Perlu Mengeluarkan Uang

5. Candi Prambanan
Legenda terbentuknya Candi Prambanan sudah dikenal banyak orang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini