Kabar BUMN - Di Pasar Gede, Solo, berdiri toko kopi yang menjadi salah satu harta pasar tersebut, Toko Podjok.
Saat ini Toko Podjok sudah dijalankan generasi ketiga pendirinya, Liem A Mee.
Cikal bakal Toko Podjok sudah berjalan sejak tahun 1945.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Kuliner Lezat di Pasar Gede Solo, Salah Satunya Langganan Jokowi
Awalnya, Liem A Mee berjualan bubuk kopi dengan gerobak dan berkeliling Solo.
Kopi diproduksi sendiri di rumah dan warung di daerah Miri Solo.
Barulah setelah tahun 1963 memiliki tempat sendiri di Pasar Gede, di sudut sebelah barat Pasar Gede.
Baca Juga: BSI Dorong Digitalisasi Pembayaran Melalui QRIS di Pasar Gede Solo
Kopi Angkringan
Toko Podjok menjual kopi bubuk dengan merek Kopi Angkringan yang racikannya sama sejak dulu.
Untuk kopi digunakan biji kopi robusta yang digiling sendiri tanpa campuran apa pun.
Kopi ini berasal dari kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Rasanya dari dulu hingga sekarang tidak pernah berubah.
Alat penggiling tradisional yang digunakan pun masih sama. Umurnya sudah lebih dari 45 tahun.
Artikel Terkait
5 Brand Kopi Indonesia yang Produk Biji Kopinya Sukses Menembus Pasar Internasional
4 Coffee Shop Asal Jepang di Jakarta, Menghadirkan Sensasi Menyeruput Kopi di Tokyo
6 Biji Kopi Terbaik di Dunia, 2 di Antaranya Berasal dari Indonesia. Sudah Bisa Tebak?
Kopi Wongso, Tempat Minum Kopi yang Hadirkan Open Kitchen untuk Pembeli yang Ingin Membuat Pizza Sendiri
Kopi Moyan, Tempat Sarapan Ter-Hits di Bandung, Harus Sabar Kalau Antrean Panjang
Kenalan dengan Angkringan Lik Man, Seruput Nikmat Kopi Joss saat Malam di Jogja