Kabar BUMN - Sejak zaman Hindia Belanda kawasan Dago sudah jadi perumahan elit dengan suasana adem dan sejuk.
Pemberian nama Dago berasal dari Bahasa Sunda yang artinya didagoan atau ditunggu.
Ini karena Dago dijadikan titik pertemuan saat orang-orang janjian.
Hingga sekarang Dago masih menjadi tempat bertemunya banyak orang karena banyaknya tempat wisata.
Baca Juga: 4 Resto dan Kafe di Dago Untuk Menghabiskan Akhir Pekan dengan Kulineran
1. Selasar Sunaryo Art Space
Selasar Sunaryo Art Space adalah galeri seni terkenal di Bandung.
Ada beragam koleksi karya seni kontemporer yang dipamerkan.
Mulai dari lukisan, seni rupa, hingga poster film. Sebagian besar koleksi pribadi milik Sunaryo.
Galeri ini dilengkapi dengan perpustakaan yang memiliki ribuan buku yang berhubungan dengan seni.
Ada pula toko cinderamata dan kedai kopi.
Selasa Sunaryo berlokasi di jalan Bukit Pakar Timur no 100 Bandung.
2. Wot Batu
Wot Batu menampilkan sekitar 135 batu yang dibuat menjadi seni instalasi indah.
Artikel Terkait
Playground dan Mini Zoo Baru di Kabupaten Bandung untuk Isi Hari Libur Anak-anak, The Nice Funtastic Park
Bernostalgia ke Bandoengsche Melk Centrale 1928, Restoran di Bandung yang Berdiri Sejak Zaman Belanda
Lagi-lagi Bandung, Ada Kafe Aesthetic dengan Nuansa Hutan Ajaib Namanya “Woodyland Eatery”
Walking Tour di Sekitar Alun-alun Bandung, Setengah Hari Saja Cukup untuk Menjelajahi 5 Destinasi Wisata
Rekomendasi Kuliner Kaki Lima di Bandung yang Harus Kamu Coba
Uji Nyali di Rumah Hantu Braga Bandung, Harga Tiket saat Weekend Rp35 Ribu