5 Tempat Wisata Keluarga di Dago, Kawasan Elitnya Bandung Sejak Zaman Hindia Belanda

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 30 Juli 2024 | 10:00 WIB
Selasar Sunaryo, galeri seni dengan banyak ruang kreativitas, termasuk bagi pengunjung. (Kolase foto salsawisata.com, wisatahits.blog, selasarsunaryo.com, infobdg.com)
Selasar Sunaryo, galeri seni dengan banyak ruang kreativitas, termasuk bagi pengunjung. (Kolase foto salsawisata.com, wisatahits.blog, selasarsunaryo.com, infobdg.com)

Kabar BUMN - Sejak zaman Hindia Belanda kawasan Dago sudah jadi perumahan elit dengan suasana adem dan sejuk.

Pemberian nama Dago berasal dari Bahasa Sunda yang artinya didagoan atau ditunggu.

Ini karena Dago dijadikan titik pertemuan saat orang-orang janjian.

Hingga sekarang Dago masih menjadi tempat bertemunya banyak orang karena banyaknya tempat wisata.

Baca Juga: 4 Resto dan Kafe di Dago Untuk Menghabiskan Akhir Pekan dengan Kulineran

1. Selasar Sunaryo Art Space
Selasar Sunaryo Art Space adalah galeri seni terkenal di Bandung.

Ada beragam koleksi karya seni kontemporer yang dipamerkan.

Mulai dari lukisan, seni rupa, hingga poster film. Sebagian besar koleksi pribadi milik Sunaryo.

Baca Juga: 4 Galeri Seni di Bandung yang Dilengkapi Kafe Cantik dan Instagenic, Momentum Menyaksikan Keindahan Karya Seni dan Panorama Alam di Satu Tempat

Galeri ini dilengkapi dengan perpustakaan yang memiliki ribuan buku yang berhubungan dengan seni.

Ada pula toko cinderamata dan kedai kopi.

Selasa Sunaryo berlokasi di jalan Bukit Pakar Timur no 100 Bandung.

Baca Juga: Tidak Boleh Sembarangan Memotret, Itu 1 dari Setidaknya 7 Etika Saat Berkunjung ke Museum dan Galeri Seni

2. Wot Batu
Wot Batu menampilkan sekitar 135 batu yang dibuat menjadi seni instalasi indah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini