Hingga kini, Jalan Braga masih mempertahankan pesona klasiknya dan menjadi lokasi favorit bagi wisatawan, terutama generasi muda, untuk berburu foto dengan latar belakang bangunan bergaya kolonial.
3. Jalan Asia-Afrika
Jalan Asia-Afrika, yang menjadi titik 0 kilometer Kota Bandung, dibangun pada masa pemerintahan Daendels dan dulunya dikenal sebagai Groote Postweg atau Jalan Raya Pos.
Baca Juga: Eksplorasi Wisata Bali: 6 Olahraga Air Paling Menantang yang Wajib Kamu Coba!
Nama Jalan Asia-Afrika diambil setelah Konferensi Asia-Afrika diadakan pada 18-24 April 1955.
Jalan ini menjadi pusat Kota Tua Bandung dan memiliki banyak spot foto menarik, seperti dinding bertuliskan “Bumi Pasundan Lahir Ketika Tuhan Sedang Tersenyum” karya M.A.W. Brouwer.
Di sini, Sobat Pesona bisa merasakan atmosfer sejarah yang kental sambil berjalan-jalan.
Baca Juga: Lebih dari Sejuta Pelanggan di 2023, Internet Besutan PLN Icon Plus Jadi Pilihan Baru Masyarakat
4. Alun-Alun Bandung
Alun-Alun Bandung, yang dibangun sekitar tahun 1811, telah mengalami banyak perubahan dan renovasi. Pada masa Hindia Belanda, area ini dikelilingi pohon beringin yang menjadi ikonnya.
Renovasi terbaru pada tahun 2014 menjadikan alun-alun ini semakin menarik dengan rumput sintetis dan arena bermain anak.
Alun-Alun Bandung kini menjadi tempat favorit bagi wisatawan untuk bersantai dan menikmati suasana kota.***
Artikel Terkait
Lagi-lagi Bandung, Ada Kafe Aesthetic dengan Nuansa Hutan Ajaib Namanya “Woodyland Eatery”
Rekomendasi Kuliner Kaki Lima di Bandung yang Harus Kamu Coba
Uji Nyali di Rumah Hantu Braga Bandung, Harga Tiket saat Weekend Rp35 Ribu
Galactic Glow Paris Van Java Mall, Exhibition Baru di Kota Bandung dengan Tema Journey Through Radiant Planets
5 Tempat Wisata Keluarga di Dago, Kawasan Elitnya Bandung Sejak Zaman Hindia Belanda