Sang putri menikah dengan manusia bernama Majo. Lalu melahirkan anak kembar.
Satu anak laki-laki dan satu naga perempuan. Bayi laki-laki bernama Gerong dibesarkan manusia.
Sementara bayi perempuan bernama Orah dibesarkan di hutan. Ialah yang jadi asal usul komodo.
Baca Juga: Ide Akivitas Seru di Labuan Bajo: Jelajah Taman Komodo sampai Menyelami Gua Rangko
4. Habitatnya Kakatua Kecil Jambu Kuning
Selain komodo, Taman Nasional Komodo dihuni banyak flona dan fauna lainnya.
Salah satu satwa langka di sini yang juga dilindungi adalah kakaktua kecil jambul kuning.
Hewan dengan nama latin Cacatua Sulphurea ini bisa ditemui di Pulau Rinca, Bero, dan Komodo.
Ukurannya sekitar 35 sentimeter, berjambul kuning, ekor kuning, sementara seluruh bulu berwarna putih.
Baca Juga: Garuda Indonesia Angkut Komodo ke Labuan Bajo
5. Banyak satwa unik lain
Selain komodo dan kakaktua jambul kuning, taman nasional ini jadi rumah beragam satwa unik lain.
Paling tidak ada 7 spesies mamalia darat seperti tikus endemik dan monyet ekor panjang.
Lalu 72 spesies burung, seperti burung gosong dan burung kokoku-wak.
Sedangkan di laut, ada paus biru, paus sperma, lumba-lumba, dan duyung.
Baca Juga: Perkenalkan Keindahan Labuan Bajo, DAMRI Hadirkan Layanan Bandara Komodo - Labuan Bajo
6. Cagar Biosfer
Tahun 1986 Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO.
Artikel Terkait
Hidden Gems Labuan Bajo, Ini Dia Tempat-tempat Wisata yang Punya Pemandangan Menakjubkan Tapi Masih Sepi Pengunjung
Oleh-Oleh yang Wajib Dibeli di Labuan Bajo, Jangan Malas Bawanya Karena Ini Susah Dicari di Tempat Lain
5 Spot Snorkeling yang Keren di Labuan Bajo, Tidak Kalah dari Keindahan Bukit dan Padang Savananya
Eksotisnya Berenang-renang Bersisian dengan Ikan Pari di Manta Point, Labuan Bajo
Aneka Kue Kering Khas Labuan Bajo yang Cocok Untuk Menjamu Tamu atau Sekedar Buah Tangan
Eksplorasi Keindahan Labuan Bajo, Berikut 10 Destinasi Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan