6 Peninggalan Kolonial di Yogyakarta yang Disulap Jadi Destinasi Wisata Menarik

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 09:45 WIB
Benteng Vredeburg (kebudayaan.jogjakota.go.id)
Benteng Vredeburg (kebudayaan.jogjakota.go.id)

Kabar BUMN - Hingga kini, masih ada jejak-jejak peninggalan kolonial di Yogyakarta.

Bangunan-bangunan peninggalan kolonial tersebut bahkan kini menjadi destinasi wisata yang menarik.

Berikut kami berikan beberapa rekomendasi destinasi wisata peninggalan kolonial di Yogyakarta yang wajib dikunjungi:

Baca Juga: 5 Fakta Unik Jalan Malioboro, Yogyakarta, yang Belum Banyak Diketahui Orang

1. Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg adalah salah satu ikon bersejarah di Yogyakarta yang berlokasi di titik nol kilometer kota.

Dibangun pada abad ke-18 oleh pemerintah kolonial Belanda, benteng ini awalnya berfungsi untuk menjaga keamanan dan mengawasi Keraton Yogyakarta.

Kini, Vredeburg diubah menjadi museum yang memamerkan berbagai diorama dan koleksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Selain sejarahnya yang kaya, arsitektur benteng yang megah dengan nuansa klasik Eropa menjadikannya destinasi favorit para wisatawan.

Baca Juga: Semarak Kemerdekaan Indonesia, Merapi Park Yogyakarta Tawarkan Beragam Promo Menarik Mulai dari Diskon Tiket Masuk hingga Lomba 17 Agustusan

2. Gereja Kotabaru

Gereja Santo Antonius Kotabaru, atau yang lebih dikenal sebagai Gereja Kotabaru, adalah salah satu peninggalan kolonial yang masih aktif digunakan hingga saat ini.

Dibangun pada tahun 1926, gereja ini memiliki arsitektur bergaya neogotik yang khas dengan jendela-jendela kaca patri berwarna-warni dan menara tinggi yang megah.

Berlokasi di kawasan Kotabaru, gereja ini sering menjadi tujuan wisata religi sekaligus arsitektur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini