Semua fasilitas kamping mulai dari tenda, sleeping bag, kayu bakar dan colokasi listrik sudah ada.
Selain itu, di dekat Gunung Puntang terdapat Sungai Cigereuh dan dua air terjun, Curug Siliwangi dan Cikahuripan.
Banyak orang ke sana untuk bermain air, berendam, berenang, atau memancing.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata Keluarga di Dago, Kawasan Elitnya Bandung Sejak Zaman Hindia Belanda
Antena Radio Sisa Belanda
Di zaman kolonial Belanda, Gunung Puntang jadi lokasi pemancar radio terbesar Asia Tenggara.
Stasiun radionya sendiri diberinama Radio Malabar.
Antena ini berfungusi untuk berkomunikasi dengan pemerintah pusat di Belanda.
Baca Juga: 4 Destinasi Wisata Bersejarah di Bandung
Sudah lama tidak digunakan, hingga sekarang sisa bangunan dan antenanya masih berdiri tegak.
Sekarang bekas bangunan Radio Malabar berubah fungsi sebagai coffee shop bernama Berg.
Orang bisa bersantai menikmati kopi dan camilan di tengah keindahan Gunung Puntang.
Baca Juga: Sajikan Menu Beragam dan Kenyamanan Maksimal, KAIfetaria by Loko Café Telah Hadir di Bandung
Di dekat sini juga terdapat Goa Belanda yang bisa dieksplorasi.
Goa ini panjangnya 165 meter. Dibangun sebagai tempat bersembunyi dan menyimpan perbekalan tentara Belanda.
Artikel Terkait
4 Kedai Kopi di Kawasan Gunung Merapi, Kepuasan Menyeruput Kopi Panas Terasa Berbeda di Tengah Dinginnya Kawasan
5 Kuliner Khas Suku Tengger, Mudah Ditemukan di Kaki Gunung Semeru dan Bromo
Mudahnya Mendaki Gunung Purba Nglanggeran, Gunungkidul, yang Telah Berusia 60 Juta Tahun
Pesona Savana Tianyar di Kaki Gunung Agung, Karangasem
Tidak Melulu Harus Mendaki Sampai ke Puncak, Kaki Gunung Semeru Pun Tawarkan Panorama Indah
Hidup Penuh Keindahan di Desa Wisata Ranupani yang Tampilkan Pesona Alam di Kaki Gunung Semeru