5 Candi Peninggalan Kerajaan Kuno di Jawa Timur, Ukurannya Kecil, Ramping, Penuh Pesona, dan Magis

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 29 Agustus 2024 | 07:00 WIB
Pemandian di Candi Jolotundo, Mojokerto, Jawa Timur, dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit. (wartajatim.co.id)
Pemandian di Candi Jolotundo, Mojokerto, Jawa Timur, dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit. (wartajatim.co.id)

Kabar BUMN - Tidak kalah dengan daerah lain, di Jawa Timur juga terdapat beberapa bangunan candi bersejarah.

Kebanyakan candi ini peninggalan kerajaan di Jawa Timur dulu, seperti Singosari, Majapahit, dan Mataram Kuno.

Berbeda dengan candi di Jawa Tengah, candi di Jawa Timur bentuknya ramping atapnya seperti piramida.

Kebanyakan materi bangunannya dari batu bata merah.

Baca Juga: Top 5 Air Terjun Paling Spektakuler di Jawa Timur, Wajib Dikunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup

1. Candi Jolotundo
Candi Jolotundo dibangun di atas bukit dengan ketinggian 800 mdlp.

Tepatnya di lereng bukit Bekel, Gunung Penanggungan, Mojokerto, Jawa Timur.

Candi dibangun Raja Udayana untuk anaknya, Raja Airlangga, setelah diangkat jadi Raja Sumedang Kahuripan.

Di sini terdapat pemandian yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit.

Baca Juga: Jolotundo Edupark, Tempat Glamping dan Kafe Cantik di Pinggir Sungai Nganjuk, Jawa Timur

2. Candi Bajang Ratu
Candi peninggalan kerajaan Majapahit ini sering disebut juga dengan Gapura Bajang Ratu.

Bangunan candi dibangun dari batu bata merah tapi bagian anak tangga dan atap dari batu andesit.

Candi Bajang Ratu dikenal memiliki banyak ukiran detail yang cantik.

Candi Bajang Ratu berlokasi di kawasan Temon, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini