Kabar BUMN - Nama jalan Braga selalu melekat di pikiran dan hati banyak orang karena kepopulerannya.
Orang yang baru beberapa kali ke Bandung biasanya akan menyempatkan diri ke jalan Braga.
Jalan Braga sendiri sudah berkembang sejak zaman pemerintahan kolonial Belanda.
Berikut beberapa fakta tentang jalan Braga, Bandung, yang unik dan menarik.
Baca Juga: Penjualnya Lebih Banyak di Bandung, Ini 5 Rekomendasi Mie Kocok Paling Mantap
1. Jalan kecil
Jalan Braga awalnya hanya jalan kecil di perumahan sepi dan dinamakan jalan Pedati (Pedatiweg).
Begitu sepi dan rawannya, warga setempat sampai menamakannya jalan Culik.
Tempat ini mulai berkembang ketika sejumlah pebisnis Belanda membuka toko dan bar tahun 1920an.
Setelahnya dibangun pula beberapa butik fashion dan gedung Societeit Concordia (sekarang Gedung Merdeka).
Baca Juga: Jelajah Alam dan Menengok Sekeping Sejarah Masa Lalu di Gunung Puntang, Bandung
2. Tempat hiburan malam
Setelah berdirinya gedung Societeit Concordia, semakin banyak cafe dan bar di kawasan tersebut.
Jalan Braga jadi terkenal sebagai pusat hiburan malam dan daerah lampu merah.
Dari sini istilah kota kembang muncul.
Karena di jalan Braga banyak kembang cantik (gadis cantik) yang menjajakan tubuhnya.
Baca Juga: Kuliner Wajib di Jalan Braga, Ada yang Hampir Berumur 100 Tahun. Legendaris!
Artikel Terkait
Bernostalgia ke Bandoengsche Melk Centrale 1928, Restoran di Bandung yang Berdiri Sejak Zaman Belanda
Wisata Alam Murah Meriah di Danau atau Situ Cantik di Sekitar Bandung
Walking Tour di Sekitar Alun-alun Bandung, Setengah Hari Saja Cukup untuk Menjelajahi 5 Destinasi Wisata
Rekomendasi Kuliner Kaki Lima di Bandung yang Harus Kamu Coba
Galactic Glow Paris Van Java Mall, Exhibition Baru di Kota Bandung dengan Tema Journey Through Radiant Planets
5 Tempat Wisata Keluarga di Dago, Kawasan Elitnya Bandung Sejak Zaman Hindia Belanda