3. Rendang lokan
Lokan sejenis kerang yang mirip kerang hijau. Lokan mudah ditemukan di Sumatra Barat.
Rendang lokan banyak ditemukan di daerah pesisir Sumatra Barat.
Untuk membuat rendang lokan yang diambil hanya dagingnya, cangkangnya dibuang.
Berbeda dengan rendang lain, rendang lokan menambahkan pakis dan singkong pada bumbu rendang.
Baca Juga: PT Perikanan Indonesia Luncurkan Tiga Segmentasi Produk Ritel Seafood
4. Redang Paru
Rendang paru termasuk rendang populer berikutnya setelah rendang daging sapi.
Rendang paru juga berasal dari Payakumbuh. Paru yang digunakan dari sapi.
Cara memasaknya sama dengan rendang sapi atau kerbau.
Tetapi karena tekstur paru lebih lunak, sehingga waktu memasaknya lebih singkat.
Baca Juga: 5 Cara Paling Efektif untuk Memasak Daging Agar Cepat Empuk
5. Rendang belut
Kalau ini kuliner khas Tanah Datar yang sering dihidangkan pada acara adat, seperti pernikahan atau khitanan.
Untuk membuat rendang ini belut dibersihkan dari lendirnya dan dibakar sampai kering.
Setelah itu dicampur bumbu, ditambah berbagai daun, seperti asam batang, kasambi, asam kudo, dan daun lainnya.
Ini membuat rasa rendang belut menjadi asam dan pedas.***
Artikel Terkait
5 Kuliner Nusantara Berbahan Dasar Tahu, Hadirkan Kelezatan Khas Daerah Masing-masing
6 Minuman Tradisional Khas Indonesia, Dipenuhi Khasiat Menyehatkan dan Baik untuk Tubuh
5 Jenis Asinan Khas Indonesia, Berbeda Isi, Rasa Sama Menyegarkan
Ragam Camilan Tradisional Berbahan Baku Pisang Khas Indonesia, Rata-rata Berasa Manis, Dibungkus Daun Pisang
Satu Nama Beragam Rupa, Ini 6 Jenis Bolu Khas Indonesia, Camilan di Segala Suasana