Mereka sering mendatangi gua untuk semedi atau sekadar cuci muka di beberapa titik sumber mata air.
Batu kapur berwarna warni
Untuk masuk ke Gua Pancur, orang tidak perlu repot turun sangat jauh ke dasar bumi.
Sepanjang gua dihiasi stalaktit yang terbentuk dari tumpukan kapur yang mengendap selama ribuan tahun.
Bentuk dan warnanya beragam. Kebanyakan berwarna putih. Ada pula yang merah gelap dan abu-abu.
Baca Juga: Curug-curug Paling Indah di Baturraden yang Wajib Dikunjungi saat Wisata ke Banyumas, Jawa Tengah
Kondisi gua tidak terlalu gelap lagi karena sudah ditambahkan dengan lampu penerangan.
Di musim kemarau, saat air sungai sedikit surut, di dasar sungai akan terlihat batu-batu kristal.
Adapun wisata menyusuri gua ini sudah dibuka sejak tahun 2013.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Terbaik di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi, Dijamin Seru!
Ada sejumlah paket susur gua yang ditawarkan.
Yaitu susur gua sepanjang 3 kilometer, 5 kilometer, dan 15 kilometer.
Perjalanan rata-rata membutuhkan waktu sekitar tiga jam. Tarifnya Rp15.000-Rp20.000 saja.
Baca Juga: Wajib Diselusuri! 5 Gua Cantik di Indonesia untuk Menikmati Keindahan Perut Bumi Ibu Pertiwi
Tempat wisata lengkap
Untuk menyusuri gua, orang harus berjalan basah-basahan karena menyusuri aliran sungai.
Artikel Terkait
Pantai Green Bowl Bali - Keindahan Surga di Selatan Pulau Bali, Kombinasi Suasana Pantai dan Gua yang Mempesona
Berpetualang di Sawangan Adventure, Tempat Wisata Komplit di Kebumen untuk Menikmati Keindahan Gua, Air Terjun, dan Pantai
Temukan Laguna Unik di Dalam Gua di Tengah Pulau Bedil, Banyuwangi, Airnya yang Jernih Dihuni Ratusan Ikan Lucu
Ide Aktivitas Seru di Labuan Bajo: Jelajah Taman Komodo sampai Menyelami Gua Rangko
Jelajah Goa Lowo, Trenggalek, Karena Gelap dan Dalamnya Gua Dulu Hanya Dihuni Kelelawar
Menjelajahi Keindahan Pulau Weh, dari Pantai, Air Terjun, hingga Gua