Kabar BUMN - Tersembunyi di Pegunungan Kendeng, Pati, tersebutlah Gua Pancar, yang kini banyak dituju pewisata.
Lokasi tepatnya di Dukuh Gasong, Desa Jimbaran, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Jaraknya sekitar 23 kilometer dari pusat kota Pati.
Orang yang wisata ke Gua Pancar kebanyakan karena ingin susur gua sambil berbasah-basahan.
Baca Juga: 8 Destinasi Wisata Alam Pati: Mulai dari Bukit Naga, Air Terjun, sampai Gua Pancur
Ditemukan tidak sengaja
Gua Pancur pertama kali ditemukan warga setempat, Mbah Sarto, tahun 1932 secara tidak sengaja.
Awalnya, ia mendengar gemericik air. Ketika diselidiki lebih jauh terlihat gua dengan aliran sungai.
Semakin masuk ke dalam gua, semakin gemericiknya terdengar kencang dan aliran airnya makin deras.
Baca Juga: 7 Kuliner Khas Pati: Mulai dari Nasi Gandul yang Gurih sampai Sego Tewel yang Terkenal
Dalamnya sungai bervariasi dari 1-6 meter. Panjangnya sekitar 827 meter.
Selain itu, terdapat pancuran air dalam gua. Dari sinilah juga asal nama Gua Pancur.
Aliran sungai yang melintas dalam gua tidak pernah surut bahkan di musim kemarau sekalipun.
Baca Juga: Panduan Susur Gua Bagi Pemula, Jangan Sampai Terjebak Karena Tidak Patuh
Ini yang jadi sumber mata air penduduk sekitar yang hidup dari pertanian.
Masyarakat setempat percaya ini terjadi karena ada kekuatan magis di dalam gua.
Artikel Terkait
Pantai Green Bowl Bali - Keindahan Surga di Selatan Pulau Bali, Kombinasi Suasana Pantai dan Gua yang Mempesona
Berpetualang di Sawangan Adventure, Tempat Wisata Komplit di Kebumen untuk Menikmati Keindahan Gua, Air Terjun, dan Pantai
Temukan Laguna Unik di Dalam Gua di Tengah Pulau Bedil, Banyuwangi, Airnya yang Jernih Dihuni Ratusan Ikan Lucu
Ide Aktivitas Seru di Labuan Bajo: Jelajah Taman Komodo sampai Menyelami Gua Rangko
Jelajah Goa Lowo, Trenggalek, Karena Gelap dan Dalamnya Gua Dulu Hanya Dihuni Kelelawar
Menjelajahi Keindahan Pulau Weh, dari Pantai, Air Terjun, hingga Gua