3. Omoide Yokocho
Di Tokyo, banyak yokocho atau gang-gang kecil, salah satu yang terkenal adalah Omoide Yokocho.
Lokasinya di kawasan Shinjuku. Saking kecilnya sering terlewatkan turis. Hanya penduduk lokal yang tahu.
Di era setelah perang dunia, Omoide Yokoco tempatnya hiburan malam yang dilarang.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Gratis di Tokyo yang Tidak Boleh Dilewatkan Saat Liburan ke Jepang
Sekarang merupakan lokasi kedai makanan dan minuman dengan nuansa jadul.
Bila ingin merasakan makan di kedai murah yang sangat Jepang bisa datang ke sini.
Omoid Yokocho sangat ramai setelah sore hingga tengah malam.
Baca Juga: 4 Toko Buku di Tokyo, Jepang, yang Direkomendasikan Bagi Pecinta Buku Internasional
4. Kokusai-dori
Kokusai-dori berada di kawasan Asakusa, daerahnya backpacker dan kawasan jadulnya Tokyo.
Adapun Kokusai-dori merupakan kombinasi nuansa jadul dan modern.
Di sepanjang jalanan ini ada banyak toko tradisional, bakery, dan hidden kafe.
Uniknya banyak toko di Kokusai-dori multi fungsi. Misalnya saja kafe yang lokasinya di dalam toko tas.
Baca Juga: 5 Tempat Makan Ramen Halal di Tokyo, Rasanya Sama Lezat dan Otentiknya dari yang Lainnya
5. Togoshi Ginza Shotengai
Jalanan ini tidak terlalu terkenal di mata turis, tetapi sebenarnya komersial distrik terpanjang di Tokyo.
Terbentang sepanjang 1,3 kilometer dengan 400 restoran dan toko di dalamnya.
Artikel Terkait
Bebas dari Overtourism, Ini Kota-kota Kecil di Jepang yang Tidak Terlalu Ramai Turis dan Berbiaya Hidup Rendah
4 Konbini Terkemuka di Jepang, Tiap Brand Punya Keunggulan dan Keunikan Masing-masing
8 Tempat Terbaik untuk Melihat Keindahan Gunung Fuji di Jepang
Heboh Stempel MRT Jakarta, Ini Eki Stamp yang Dikeluarkan Stasiun Kereta Jepang Sejak Tahun 1931
Kissaten: Di Tempat Minum di Jepang Ini Orang Dilarang Berisik dan Tertawa
4 Jenis Buah Paling Mahal di Dunia yang Hanya Tumbuh di Jepang