Warna-warna Paspor di Seluruh Dunia Setelah Indonesia Resmi Ganti Warna Sampulnya Menjadi Merah

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 19 September 2024 | 07:00 WIB
Desain baru paspor RI pakai motif kain Nusantara.  (DOK. Direktorat Jenderal Imigrasi)
Desain baru paspor RI pakai motif kain Nusantara. (DOK. Direktorat Jenderal Imigrasi)

Kabar BUMN - Per 17 Agustus 2024 lalu, warna sampul paspor Indonesia yang berwarna hijau resmi diganti merah.

Penggunaan paspor Indonesia merah ini sendiri baru akan digunakan pada 17 Agustus 2025.

Selain faktor keamanan, penggantian warna sampul paspor Indonesia ini disesuaikan warna khas tanah air, yaitu merah.

Baca Juga: Desain Baru Paspor Indonesia Pakai Motif Kain Nusantara, Kenapa?

Tidak hanya hijau dan merah, di lingkup internasional, masih ada beberapa warna sampul paspor lainnya.

Pemilihan warna ini berkaitan dengan sejarah, kondisi geografis, atau ciri khas negara tersebut.

Berikut beberapa warna sampul paspor yang dipergunakan di dunia internasional.

Baca Juga: Liburan Hemat ke Luar Negeri, Berikut Daftar Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia

1. Merah
Warna merah atau burgundy banyak dipakai negara Uni Eropa, yang punya punya sejarah kekristenan kuat.

Beberapa negara yang tertarik bergabung juga menggunakan warna merah. Salah satunya Turki.

Warna yang identik dengan komunis ini juga dipilih sejumlah negara dengan sejarah itu di masa lalu.

Paling tidak ada sekitar 67 negara yang mempergunakan paspor warna merah.

Baca Juga: Simpan Paspor Baik-baik, Kalau Hilang Konsekuensinya Panjang, Ini Tips Menjaga Paspor Selama Liburan

2. Biru
Biru melambangkan dunia baru. Paspor dengan warna ini paling tidak warna ini digunakan 83 negara.

Beberapa di antaranya Amerika Serikat, Amerika Tengah, Kanada, Hongkong, dan beberapa negara di Afrika.

Setiap negara memilih gradasi warna biru berbeda-beda. Mulai dari biru gelap sampai yang secerah langit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: iota-group.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini