Kabar BUMN - Tidak akan lengkap kalau pergi ke Yogyakarta, pulangnya tidak membawa bakpia.
Bakpia khas Yogyakarta ini diadaptasi dari kuliner Tionghoa. Bak artinya daging babi, pia artinya kue.
Di Yogyakarta, isi bakpia ini diubah menjadi kacang hijau, cokelat, keju, dan aneka isian lainnya.
Produsen bakpia di Yogyakarta cukup banyak. Masing-masing punya keunggulan dan ciri khasnya sendiri.
Baca Juga: 4 Bukit Tinggi di Yogyakarta yang Memenuhi Hasrat Orang Menyaksikan Matahari Terbenam Atau Terbit
1. Bakpia Pathok 25
Bakpia ini termasuk yang legendaris karena sudah berdiri sejak tahun 1979.
Dinamakan bakpia pathok karena lokasi tokonya ada di daerah Pathuk, Ngampilan, Yogyakarta.
Walaupun demikian Bakpia Pathok 25 mudah ditemukan di banyak tempat lokasi pusat oleh-oleh.
Baca Juga: Wisata ke Air Terjun Sri Gethuk, Yogyakarta Bisa Lakukan Beragam Aktivitas Seru
Toko ini menyediakan rasa original yang sudah ada sejak pertama berjualan yaitu kacang ijo.
Rasa lain yang juga favorit, cokelat dan keju. Satu kotak isinya 15 potong. Teksturnya empuk dan renyah.
Produksi Bakpia Pathok 25 diproduksi dengan dua jenis, bakpia basah dan bakpia premium.
Untuk yang basah tahan 4-5 hari. Sedangkan bakpia premium tahan 7 hari.
Baca Juga: Puncak Widosari, Destinasi Sempurna untuk Mengagumi Kulon Progo Yogyakarta
2. Bakpia Pathok 75
Saingan dari Bakpia Pathok 25 adalah Bakpia Pathok 75 yang sudah berjualan sejak 1948.
Bisa dibilang Bakpia Pathok 75 pelopor bakpia di Yogyakarta.
Artikel Terkait
Tji Laki 9, Toko Kue di Bandung yang Lagi Viral, Bolu Pisangnya Banyak Diserbu untuk Oleh-oleh
Hanya Dipasarkan di Korea Selatan, Snack Ini Bisa Diborong di Supermarket di Seoul untuk Jadi Oleh-Oleh
4 Tempat Belanja Oleh-oleh dan Hadiah Murah di Bali, Barang Seni dan Kerajinan Tangan Juga Tersedia
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Medan yang Wajib Dibawa Pulang
Berburu Oleh-Oleh di Solo: Rekomendasi Pasar-Pasar Terbaik yang Wajib Dikunjungi
Oleh-oleh Kuliner Kekinian dari Bandung, Inovasinya Tak Ada Matinya!