Pantai Porok, Destinasi Menawan ala Private Beach di Gunung Kidul dengan Akses yang Menantang

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 08:30 WIB
Pantai Porok, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. (Instagram @igusericvirgiawan)
Pantai Porok, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. (Instagram @igusericvirgiawan)

Kabar BUMN - Ingin menikmati suasana pantai yang tenang dan tidak ramai orang, seolah-olah hanya ada kita sendiri?

Pantai Porok di Gunung Kidul adalah salah satu destinasi yang menawarkan sensasi itu, seperti berada di private beach.

Bahkan, Pantai Porok disebut sebagai hidden gem karena pantai ini masih asri dan belum banyak dijamah orang.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Bergabunglah di Program Magang Askrindo 'ASIX Gen 4', Per Bulannya Ada Uang Saku Rp2,5 Juta

Pantai ini berada di balik perbukitan, menjadikannya tidak banyak dikunjungi.

Selain itu, akses menuju lokasi pantainya pun masih terbilang sangat sulit.

Jalannya hanya cukup untuk satu motor saja dan jalannya akan lincin serta berlumpur jika musim hujan.

Baca Juga: Wamenhan Serahkan Alpalhankam Pindad ke Panglima TNI pada HUT ke-79

Juga, pengunjung hanya bisa berkendara sampai Pantai Lolang, dan sisanya harus berjalan kaki melewati perbukitan dan ladang.

Fasilitas di pantai ini masih kurang, sehingga pengunjung harus membawa perbekalan dari rumah jika hendak mengunjungi pantai ini.

Walaupun begitu, perjalanan sulit, menantang, dan melelahkan akan segera terbayarkan dengan keindahan dari Pantai Porok.

Baca Juga: PT Timah Tingkatkan Kapabilitas Guru dalam Menulis Karya Ilmiah Melalui Program Timah Mengajar

Pantai yang tidak terlalu luas ini memiliki pasir putih yang lembut, air laut biru, dan ombak yang berirama.

Di bibir pantainya, terdapat sisa-sisa pecahan cangkang kerang dan juga karang-karang yang berserakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Sumber: Gunungkidulkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini