5 Festival Musim Gugur di Jepang yang Paling Terkenal, Salah Satunya Umurnya Lebih dari 400 Tahun

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 3 November 2024 | 17:00 WIB
Nihonmatsu Latern Festival dulu diselenggarakan untuk mempererat hubungan pemimpin dengan masyarakat lewat ritual agama. (ohmatsuri.com)
Nihonmatsu Latern Festival dulu diselenggarakan untuk mempererat hubungan pemimpin dengan masyarakat lewat ritual agama. (ohmatsuri.com)

Kabar BUMN - Kekayaan budaya Jepang bisa dilihat salah satunya dari festival yang sering digelar di setiap musim.

Seperti halnya di musim panas, di Jepang juga banyak festival yang digelar selama musim gugur.

Tidak sedikit orang yang sengaja datang ke satu tempat di Jepang demi menyaksikan festival musim gugur tersebut.

Baca Juga: Destinasi Terbaik di Jepang untuk Menikmati Musim Gugur di Negeri Sakura

1. Nihonmatsu Latern Festival
Festival lampion ini berlangsung setiap tahun di Nihonmatsu, Prefektur Fukushima, sejak zaman Edo atau abad 16.

Festival yang kental dengan tradisi agama Shinto ini digagas pemimpin setempat.

Tujuannya untuk mempererat hubungannya dengan masyarakat lewat ritual agama.

Saat festival, seluruh kota dihiasi lampion yang dipasang pada kendaraan setinggi 10 meter dan dibawa keliling kota.

Baca Juga: Pahami Beberapa Perkara Ini Sebelum Melakukan Wisata atau Perjalanan ke Jepang

2. Takayama Festival
Ini festival musim gugur paling terkenal di Jepang dan sudah masuk daftar warisan tak benda yang dilindungi UNESCO.

Festival dilaksanakan di kota Takayama, Prefektur Gifu selama dua hari.

Takayama Festival yang umurnya sudah 400 tahun ini digelar untuk merayakan panen musim gugur.

Tujuannya sebagai ucapan syukur kepada dewa, sekaligus persiapan masyarakat menyambut musim dingin.

Baca Juga: Dengan Modal Kurang dari 1.000 Yen, Ini Makanan yang Bisa Dibeli Saat Liburan ke Tokyo, Jepang

The Autumn Grand Festival digelar untuk mengenang perjalanan arwah tokoh terkenal jepang Tokugaya Ieyasu ke Kuil Tosho-gu. (japantravel.com)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: Japantravel.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini