Teh ini terbuat dari daun teh hitam dengan minyak esense dari bergamot orange.
Rasanya mirip teh hitam tapi dengan sedikit aroma citrus dan bunga.
Baca Juga: Sudah Pernah Coba Teh Melati? Simak! Ini Manfaatnya
3. Darjeeling
Daarjeeling adalah nama daerah yang berada di sekitar pengunungan Himalaya, dekat India.
Teh yang dihasilkan daerah ini memiliki aroma dan rasa yang ringan.
Teh Darjeerling pertama kali diperkenalkan Archibald Campbell, ahli bedah yang bekerja di India tahun 1841.
Baca Juga: 7 Jenis Teh Terbaik yang Bisa Memperpanjang Usia Anda
Ia membawa bibit teh dari Nepal dan menanamnya di Darjeeling.
Proses penanaman, pemetikan, dan pengolahan tehnya sangat khusus.
Teh ini disukai orang Inggris yang tinggal di India yang akhirnya membawanya pulang ke Inggris.
Baca Juga: 4 Jenis Teh Terbaik untuk Mengatasi Sakit Tenggorokan
4. Prince Wales tea
Teh ini pertama kali muncul di masa pemerintahan Raja Edward VIII (1911-1936).
Racikan teh sengaja dibuat untuk Raja Edward VIII, yang kala itu masih bergelar Prince of Wales.
Teh ini berupa campuran daun teh hijau, teh keemun, dan sedikit currant (sejenis kismis) kering.
Baca Juga: Tanaman Herbal Menyehatkan Sebagai Pengganti Teh
Awalnya teh ini hanya untuk kalangan istana.
Artikel Terkait
Kedai Kopi dan Teh Titilaras Solo, Segelas Teh Nikmat yang Kaya Filosofi
Segelas Es Teh Dingin di Tengah Suasana Jadul di Kedai Es Teh Jaya Abadi, Bogor, Minum Teh Tidak Pernah Sesegar Ini
Pantjoran Tea House, Tempat Menikmati Teh Sambil Belajar Tata Cara Minum Teh yang Benar
Wisata ke Perkebunan Teh Kayu Aro, Kerinci, Kebun Teh Tertua di Indonesia yang Hijau dan Menyegarkan
Wayang Windu Panenjoan, Kebun Teh yang Menggoda Orang dengan Hijau Daun, Udara Sejuk, dan Kabut Tebalnya
Liburan Santai di Wonosobo, Yuk Kunjungi Kebun Teh Tambi