Kesuksesan ini mendorong Kwik merekrut warga kampung setempat jadi pegawainya.
Kebanyakan pegawainya ini tinggal di daerah Ngampilan, Sanggrahan, Pathok.
Dari situlah muncul merek dagang Bakpia Pathok 25, sesuai dengan lokasi toko bakpia hingga sekarang.
Baca Juga: 5 Kuliner Wajib Coba di Pasar Lempuyangan, Yogyakarta
Muncul penjual bakpia lain
Bakpia pathok mulai ramai dikenal orang sejak tahun 1980an.
Saat itu di daerah Pathok tidak hanya Kwik Sun Kwok yang membuat bakpia.
Ada beberapa orang lagi yang mencoba berjualan juga. Salah satunya Liem Bok Sing.
Baca Juga: 3 Tempat Ngopi Tradisional khas Yogyakarta, Racikan Lokal dengan Rasa Luar Biasa
Ia membuat bakpia dengan isi kacang ijo tapi racikannya sedikit berbeda.
Bakpianya juga dijual berkeliling kampung dan dijual dalam kemasan besek.
Setelah mulai dikenal Liem akhirnya membuka toko juga di daerah Pathok.
Bakpianya diberi nama Bakpia Pathok 75, sesuai dengan lokasinya.
Ditiru banyak orang
Kesuksesan keduanya membuat sejumlah warga di sekitar jalan Pathok tertarik melakukan bisnis sama.
Apalagi sejak tahun 1990an, bakpia pathok makin dikenal.
Tidak hanya warga Yogyakarta yang mencarinya tapi juga orang-orang di luar kota.
Artikel Terkait
Rekomendasi 7 Surga Belanja Terbaik untuk Berburu Oleh-Oleh di Bali
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Medan yang Wajib Dibawa Pulang
Berburu Oleh-Oleh di Solo: Rekomendasi Pasar-Pasar Terbaik yang Wajib Dikunjungi
Oleh-oleh Kuliner Kekinian dari Bandung, Inovasinya Tak Ada Matinya!
Main ke Muntilan? Wajib Beli Oleh-oleh Tape Ketan!
Daftar Oleh-oleh yang Wajib Dibeli Saat Berada di Banjarmasin