Kabar BUMN - Di sekitar abad 18, Duchess of Bedford Anne Maria memperkenalkan afternoon tea untuk kali pertama.
Afternoon tea diciptakannya untuk mengisi waktu antara makan siang dan makan malam.
Kalau dulu afternoon Tea hanya diperuntukkan bagi kelompok bangsawan, sekarang siapa pun bisa melakukannya.
Tetapi agar tetap elegan, ada beberapa etika yang perlu diketahui saat ber-afternoon tea.
Baca Juga: 6 Etika Penting yang Wajib Dipatuhi Ketika Sarapan di Hotel
1. Memegang cangkir yang benar
Salah satu etika penting dalam afternoon tea adalah cara memegang cangkir.
Peganglah gagang cangkir dengan jempol dan jari telunjuk.
Jari tengah menopang alas cangkir. Sementara posisi jari kelingking mengarah ke bawah.
Jangan mengaitkan semua jari pada gagang cangkir.
2. Dekatkan cangkir ke wajah
Saat menyesap teh, angkat cangkir tapi tatakan harus tetap di meja.
Kecuali afternoon tea di taman dan berdiri, bawa selalu cangkir dan tatakan saat berjalan atau mengobrol.
Saat minum, angkat cangkir mendekati bibir.
Jangan sebaliknya, badan dibungkukkan dan wajah mendekati cangkir di tangan atau di meja.
Baca Juga: Etika Menyaksikan Pameran Seni dan Budaya di Museum dan Galeri, Ini Bukan Tempat dan Event Sembarang
Artikel Terkait
4 Tempat untuk Afternoon Tea yang Cantik dan Mewah di Jakarta, Dua Jam Menjadi Bangsawan Inggris
Pantjoran Tea House, Tempat Menikmati Teh Sambil Belajar Tata Cara Minum Teh yang Benar
Ber-Tea Culture di Tanagaia Heritage Tea Spesialist, Nikmati Artisan Tea dengan Cita Rasa Nusantara
4 Jenis Teh dari Inggris, dari Dalam Keluarga Kerajaan dan Bangsawan Hingga Kini Mendunia
4 Budaya Minum Teh dari Beberapa Negara yang Sudah Menjadi Tradisi Turun-temurun