Festival Musim Dingin Terpopuler di Eropa, Hari Penuh Salju Tampak Lebih Berwarna dan Menarik

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 19 Desember 2024 | 07:00 WIB
Ice Music Festival di Norwegia. Alat musik yang digunakan terbuat dari es yang dipahat. (icemusicfestivalnorway.no)
Ice Music Festival di Norwegia. Alat musik yang digunakan terbuat dari es yang dipahat. (icemusicfestivalnorway.no)

2. World Snow Festival
Festival musim dingin ini berlangsung di resort Grindelwald di Swiss.

Tempat ini memang terkenal sebagai resort bermain ski sejak 1880, tetapi festival baru mulai 1983.

Ide ini muncul ketika sekelompok pemahat Jepang membuat patung es Heide, karakter fiksi terkenal Swiss.

Baca Juga: Tradisi Natal Unik dari Seluruh Dunia: Dari Makan Ayam Goreng hingga Menghias Pohon Natal dengan Sarang Laba-laba

Sejak saat itu mulailah dibuat festival yang menampilkan karya seni dari pahatan es.

Semua hasil pahatan es yang ditampilkan setiap tahun menggusung tema berbeda-beda.

Misalnya tahun 2022 temanya gunung dan 2023 temanya tradisional.

Baca Juga: 5 Negara Paling Muda di Dunia, Salah Satunya Negara Tetangga Indonesia

3. Kiruna Snow Festival
Festival ini sudah berlangsung sejak 1986 di Lingkaran Antartika, Swedia Utara.

Acara tahunan ini merupakan festival memahat es yang diikuti pemahat internasional.

Selain memamerkan hasil pahatan es, di sini digelar banyak pertandingan olahraga es.

Seperti figure skating, dog sleeding (balap kereta ditarik anjing), dan lomba mengeruk timbunan salju.

Baca Juga: Terlarang! Ini 4 Tempat Penting dan Terkenal di Dunia yang Sekarang Tidak Lagi Boleh Dikunjungi Turis

Pahatan es cantik di World Ice Art Championship 2023, Fairbanks, Alaska. (Facebook/Fairbanks Ice Art Park)

4. World Ice Art Championship
Fairbank, Alaska, yang nyaris setiap tahun tertutup salju juga menggelar festival musim dingin.

World Ice Art Championshion di kota ini dilaksanakan di taman Tanana Valley.

Festival berlangsung selama 10 hari dan peserta wajib membuat pahatan es paling cantik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: blog.thediscoverer.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini