Kabar BUMN - Pantai-pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memang memikat hati banyak wisatawan.
Namun, ada hal unik yang perlu kamu perhatikan saat merencanakan liburan ke sana.
Salah satu tradisi dan kepercayaan lokal yang masih hidup adalah larangan tidak tertulis untuk mengenakan pakaian berwarna hijau saat mengunjungi pantai-pantai selatan.
Bukan sekadar mitos, alasan ini juga berkaitan dengan keselamatan. Yuk, simak lebih lanjut kenapa hal ini penting.
Keyakinan Lokal dan Tradisi yang Kuat
Di DIY, banyak masyarakat percaya bahwa mengenakan pakaian berwarna hijau saat berada di pantai selatan dapat membawa nasib buruk.
Hal ini berkaitan dengan cerita rakyat tentang penguasa laut selatan yang diyakini memakai warna serupa.
Akibatnya, orang yang mengenakan baju hijau dianggap rentan "diambil" oleh laut.
Meskipun tidak ada larangan resmi, kepercayaan ini tetap kuat di kalangan penduduk lokal dan sering menjadi peringatan bagi wisatawan.
Baca Juga: Kampung Natal Saloka Theme Park sampai 5 Januari 2025, Siap Sambut Liburan Nataru
Bukan Hanya Mitos, Ada Alasan Logis di Baliknya
Selain cerita tradisional, ternyata ada penjelasan logis di balik larangan mengenakan baju hijau.
Artikel Terkait
Pantai Pasir Timbul Mansuar, Surga Tropis yang Wajib Kamu Kunjungi
Destinasi Liburan Akhir Tahun, Pantai Jikomalamo Ternate dan Keindahan Bawah Lautnya
Rayakan New Year’s Eve 2025 di Pantai Selatan Jogja! Harga Tiket Masuk HeHa Ocean View Dijamin Ramah di Kantong
Pantai Unik di Ende, Berhias Batu Hijau Kebiruan Pengganti Pasir
5 Pantai Sepi Pengunjung di Gunungkidul, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun yang Tenang