Fakta seputar Santa Claus, Awalnya Tidak Berbaju Merah dan Perutnya Buncit

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 25 Desember 2024 | 13:00 WIB
Santa Claus Parade di Toronto, Kanada. (viewthevibe.com)
Santa Claus Parade di Toronto, Kanada. (viewthevibe.com)

Kabar BUMN - Di setiap perayaan Natal, selalu muncul tokoh kakek gemuk berjanggut putih dan kostum merah; Santa Claus.

Santa Claus menjadi ikon Natal paling ditunggu, terutama oleh anak kecil yang mengharapkan hadiah.

Meskipun sudah dikenal, tidak semua orang tahu sejarah dan fakta menarik dibalik tokoh Santa Claus.

Baca Juga: Sejarah Tradisi Natal yang Jarang Diketahui Orang, Mulai dari Santa Claus Sampai Pohon Natal

1. Bukan tokoh fiktif
Bukan fiktif, karakter Santa Claus sungguh ada. Diperkirakan ia lahir tahun 280 Sebelum Masehi.

Ia adalah St Nicholas, uskup dari Myra, Turki, yang terkenal sering memberikan hadiah secara diam-diam.

Misalnya, membayarkan uang mahar untuk gadis miskin yang akan menikah, memberi hadiah atau uang untuk anak-anak.

Setelah ia meninggal namanya diabadikan sebagai patron santo pelindung anak-anak.

Baca Juga: Penampilan Santa Claus Sebagai Bapak Natal di Tiap Negara Ternyata Berbeda-Beda. Kenapa, Ya?

2. Memberi hadiah tanggal 6 Desember
Pada awalnya, peringatan kebaikan St Nicholas dilakukan setiap tanggal 6 Desember.

Itu lalu digeser tanggalnya menjadi 24 dan 25 Desember di masa reformasi oleh Pendeta Martin Luther di abad 15.

Luther ingin momen memberikan hadiah ini lebih difokuskan pada semangat merayakan Natal.

Jadi bukan lagi untuk mengenang kebaikan St Nicholas.

Baca Juga: Ketemu Santa Claus Langsung di Kampungnya di Finlandia, Kemungkinan Tidak Cuma Ada Satu

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: theweek.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini