8 Tempat yang Paling Banyak Dicari Pelancong di Google Selama 2024, Salah Satunya di Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 1 Januari 2025 | 08:30 WIB
Kawasan Gili Islands, Nusa Tenggara Barat, masuk di urutan 1 daftar Google Year in Search terkait destinasi liburan. (digitalnomads.world)
Kawasan Gili Islands, Nusa Tenggara Barat, masuk di urutan 1 daftar Google Year in Search terkait destinasi liburan. (digitalnomads.world)

3. Miami, Florida
Miami merupakan salah satu kota pantai yang paling terkenal di Amerika Serikat.

Sepanjang tahun kota di negara bagian Florida ini panas dan jadi tempat wisata orang yang menghindari udara dingin.

Miami juga dikenal kental dengan masyrakat Amerika Latin, terutama keturunan Kuba.

Kuliner khas laut dan Kuba membuat kota ini surganya makanan dari menu tersebut.

Baca Juga: 5 Kota Tua di Dunia yang Sempat Hilang dan Ratusan Tahun Kemudian Ditemukan Kembali

4. Amsterdam
Sebagai salah satu hub penghubung di Eropa, Amsterdam masih jadi favorit pelancong.

Terutama para pelancong dengan budget rendah yang membuat Amsterdam jadi kotanya backpacker.

Amsterdam sudah mengalami overtourism. Pemerintah setempat pun sudah menaikan pajak penginapan.

Meskipun demikian, kota ini masih banyak dicari.

Baca Juga: 5 Gunung Terpopuler di Dunia yang Paling Banyak Dituju Pendaki, Termasuk yang Amatir, Sehingga Overtourism

5. Asheville, North Carolina
Kota di negara bagian North Carolina ini terkenal dengan pemandangan pegunungannya yang cantik.

Udaranya segar dan banyak bangunan berasitektur lama.

Beberapa menyebut Asheville sebagai Paris-nya Amerika Serikat.

Baca Juga: Pulau Pribadi Milik Publik Figur Dunia, Dibeli atau Disewa Demi Kehidupan atau Liburan yang Privasi

Banff, Kanada, merupakan bagian dari Taman Nasional Rocky Mountain yang masuk dalam daftar situs warisan UNESCO. (Pexels/Jaime Reimer)

6. Banff
Ini kota kecil di Kanada. Pemandangannya didominasi danau dan pengunungan.

Kota ini merupakan bagian dari Taman Nasional Rocky Mountain yang masuk dalam daftar warisan UNESCO.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: cntraveler.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini