Sentra industri ini sudah berdiri sejak 1970-an. Dimulai dari beberapa perajin kulit saja.
Produknya berkualitas dan harganya terjangkau sehingga banyak orang yang datang ke sini.
Baca Juga: Yuk, Wisata Edukatif ke Garut Dinoland: Destinasi Seru untuk Keluarga!
Semua kulit yang digunakan asli. Baik itu kulit domba, sapi, dan kerbau.
Sepanjang 500 meter jalan di Sukaregang dipenuhi toko dan perajin kulit.
Ada banyak produk yang dipasarkan seperti jaket, sepatu, tas dan dompet.
Selain bisa membeli langsung, bisa juga model custom.
Baca Juga: Sawah Lega Hegar Resort di Garut Hadirkan 'Playground' Baru, Saat Ini Sedang Ada Promo Soft Opening!
3. Pusat Kerajinan Rajapolah
Rajapolah yang berlokasi Kabupaten Tasikmalaya dikenal sebagai penghasil produk anyaman.
Bahan yang digunakan pun beragam. Mulai dari bambu halus, mendong sampai pandan.
Sejarah perajin anyaman dimulai Martadinata atau Haji Soleh sekitar tahun 1890.
Waktu itu ia membuat dompet dari anyaman bambu berlanjut dengan produk lainnya.
Baca Juga: Jelajahi Pesona Tasikmalaya: 6 Destinasi yang Wajib Dikunjungi Saat Wisata ke Kota Santri
Keahliannya lalu ditransfer ke banyak warga hingga akhirnya menjadi sentra kerajinan sendiri.
Beragam produk anyaman bisa ditemukan di Rajapolah.
Artikel Terkait
6 Kerajinan Khas Indonesia yang Sudah Mendunia, Dicari Banyak Orang Mancanegara
Berdayakan Kelompok Perempuan, Klaster Usaha Binaan BRI ini Sukses Sulap Batok Kelapa Jadi Kerajinan Tangan
Perbanyak Koleksi Barang Seni di Rumah dengan Kerajinan Tangan Khas Indonesia, Ini Sentra Pembuatannya
4 Tempat Belanja Oleh-oleh dan Hadiah Murah di Bali, Barang Seni dan Kerajinan Tangan Juga Tersedia
Kerajinan Songket Binaan Bukit Asam (PTBA) Gunakan Pewarna Alami, Jadi Produk Ramah Lingkungan
Oleh-oleh Khas Mandalika, dari Makanan Sampai Kerajinan Tangan dan Seni