Ragam Kuliner Khas Imlek dan Makna Filosofis di Baliknya

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 7 Januari 2025 | 09:45 WIB
Kue keranjang atau nian gao perlambang keberuntungan dan kemakmuran setiap tahun. (lottemart.co.id)
Kue keranjang atau nian gao perlambang keberuntungan dan kemakmuran setiap tahun. (lottemart.co.id)

Jeruk menjadi buah wajib saat Imlek.

Warna oranye cerah dan bentuk bulatnya melambangkan kemakmuran, kesejahteraan, dan keberuntungan.

Tidak heran jeruk sering dijadikan hadiah antar keluarga atau kerabat.

Baca Juga: Tahun Baru Imlek 2025: Perayaan Penuh Makna di Shio Ular Kayu, Apa Artinya?

4. Siu Mie: Doa untuk Panjang Umur

Siu mie, atau mie panjang umur, memiliki makna filosofis sebagai doa untuk kesehatan dan umur panjang.

Saat memakan mie ini, mie tidak boleh diputuskan untuk menjaga harapan panjang umur tetap utuh.

Baca Juga: Meriahkan Tahun Naga Kayu di Jakarta, Bank Mandiri Rayakan Imlek dengan Tebar Berbagai Promo Menarik

5. Telur Rebus Rendam Teh: Simbol Kesuburan

Telur rebus yang direndam dalam teh dan rempah-rempah ini memiliki motif unik pada kulitnya.

Hidangan ini menjadi simbol kesuburan, yang sering kali dihidangkan sebagai doa untuk kelahiran dan kelangsungan generasi keluarga.

Baca Juga: ASDP Layani Lebih dari 162 Ribu Penumpang dan 39.552 Kendaraan dari Jawa menuju Sumatera Pada Libur Imlek

6. Manisan Segi Delapan: Wadah Kebahagiaan

Manisan segi delapan, yang dikenal sebagai tray of happiness, berisi aneka manisan dengan berbagai rasa.

Angka delapan dipilih karena dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran tanpa batas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Sumber: instagram @kemenparekraf.ri

Tags

Artikel Terkait

Terkini