Mengenal Pesona dan Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong di Semarang

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 16 Januari 2025 | 20:00 WIB
Sam Poo Kong di Semarang (Jennaira)
Sam Poo Kong di Semarang (Jennaira)

Kabar BUMN - Semarang memiliki banyak destinasi wisata menarik, salah satunya adalah Kelenteng Sam Poo Kong.

Berlokasi di Bongsari, Semarang Barat, tempat ini bukan hanya menjadi wisata religi, tetapi juga menyimpan cerita sejarah yang menawan.

Dibangun dengan perpaduan arsitektur China dan Jawa, kelenteng ini menjadi simbol kebudayaan yang kaya dan harmonis.

Baca Juga: Pertamina Hulu Kalimantan Timur Dorong Inklusi Lewat Pelatihan untuk Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus

Tidak hanya menjelang Imlek, Sam Poo Kong juga menjadi tempat yang ramai dikunjungi sepanjang tahun oleh wisatawan.

Sejarah Panjang dan Makna Kelenteng Sam Poo Kong

Kelenteng Sam Poo Kong awalnya merupakan tempat persinggahan Laksamana Zheng He, seorang penjelajah asal China, pada tahun 1406.

Baca Juga: PERURI dan Kemendag Tingkatkan Kerja Sama Digitalisasi untuk Transformasi Pemerintahan

Dalam perjalanan keliling dunianya, armada Zheng He sempat berhenti di Semarang karena salah satu juru mudinya, Wang Jing Hong, mengalami sakit keras.

Saat itu, kawasan Simongan masih berupa pantai, dan sebuah gua batu dijadikan tempat istirahat sementara.

Wang Jing Hong memutuskan tinggal di Semarang dan mulai bertani serta membangun rumah bersama anak buahnya.

Baca Juga: PGN Kolaborasi dengan SMPN 34 Depok untuk Ciptakan Sekolah Energi Berdikari

Kehidupan mereka turut memengaruhi perkembangan kawasan Simongan hingga menjadi lebih makmur.

Untuk menghormati pemimpinnya, Wang mendirikan patung Laksamana Zheng He di dekat gua tempat mereka beristirahat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini