Saat imunitas itu rendah, jadi lebih mudah terserang batuk dan pilek.
Untuk menghindarinya, konsumsi vitamin C dan suplemen, juga makan sayur dan buah-buahan.
Bila traveling di daerah dingin, lengkapi diri dengan baju hangat dan yang waterproof.
Baca Juga: Cara Redakan Flu dan Batuk Secara Alami Tanpa Obat
3. Infeksi saluran pernapasan
Penyakit ini sering terjadi bila kondisi udara di kota liburan berdebu dan banyak polusi.
Sering juga karena kelamaan berada di ruangan ber-AC dan pesawat terbang yang ventilasinya kurang baik.
Sama dengan batuk-pilek, atasinya dengan vitamin, suplemen dan banyak makan sayuran dan buah.
Pakailah masker bila udara di luar terlalu berdebu dan selalu cuci tangan.
Baca Juga: 4 Gerakan Ringan untuk Meredakan Leher yang Sakit dan Kaku
4. Keseleo
Kebanyakan jalan akan membuat orang lelah, jalan tidak mantap, dan akhirnya keseleo.
Keseleo ini bisa terjadi karena jarang olahraga atau menggunakan alas kaki yang tidak nyaman.
Untuk menghindarinya, setiap pagi sebelum jalan-jalan, jangan lupa lakukan streching.
Bila tipe yang mudah keseleo, bisa kenakan knee support dan ankle support.
Baca Juga: Ini Redakan Nyeri Kaki dengan Bahan Alami
5. Malaria
Di antara banyak negara yang bebas malaria, di beberapa negara Asia, Amerika Selatan dan Afrika, ini masih ada.
Orang akan menderita ini antara 10-14 hari setelah terkena gigitan nyamuk malaria.
Artikel Terkait
4 Tren Traveling Tahun 2025, Ada yang Dimulai di Tahun 2024 dan Masih Berlanjut
Perbedaan Gaya Traveling Gen Z dan Milenial Sepanjang Tahun 2024 Berdasarkan Survei
Rekomendasi Makanan dan Cemilan untuk Cegah Mabuk Darat saat Traveling Tahun Baru 2025
Tips Membongkar Koper Setelah Traveling, Jangan Tunda untuk Segera Keluarkan Barang Kotor, Lembab, Ataupun Mudah Basi
Grocery Store Tour, Tren Traveling Terbaru yang Muncul di TikTok
Traveling Kit Wajib yang Perlu Dimiliki Pelancong untuk Menjaga Lingkungan Selama Liburan