8 Fakta Menarik Perayaan Tahun Baru Imlek, Beberapa Tidak Umum di Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 29 Januari 2025 | 07:00 WIB
Warna merah dan emas selalu mendominasi berbagai hiasan saat Tahun Baru Imlek tiba.  (Pexels/RDNE Stock Project)
Warna merah dan emas selalu mendominasi berbagai hiasan saat Tahun Baru Imlek tiba. (Pexels/RDNE Stock Project)

Kabar BUMN - Warna merah dan emas selalu mendominasi berbagai hiasan saat Tahun Baru Imlek tiba.

Bukan tanpa alasan, menurut sejarahnya, warna merah dan emas mengandung makna besar.

Hiasan merah dan bercahaya; seperti api, ditujukan untuk mengusir monster jahat bernama Nian.

Tidak hanya itu, masih banyak fakta lainnya seputar perayaan Imlek.

Baca Juga: Makna dan Filosofi Warna Merah dan Emas dalam Perayaan Imlek

Disebut Festival Musim Semi

Selain disebut Imlek, masyarakat Tiongkok juga menyebutnya Festival Musim Semi; Chun Jie.

Ini dikarenakan Tahun Baru Imlek selalu menandakan pergantian musim dingin menuju musim semi.

Biasanya terjadi pada bulan Januari atau Februari.

Baca Juga: Daftar Makanan Ini Dianggap Membawa Keberuntungan, Selalu Disajikan di Perayaan Imlek

Tidak ada tanggal pasti
Jika mengacu pada kalender Masehi, Tahun Baru Imlek tidak punya tanggal yang pasti.

Festival Musim Semi ini biasanya jatuh pada tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.

Ini karena Tahun Baru Imlek mengacu kepada kalender Tiongkok yang berbeda dengan dunia.

Baca Juga: Sejarah dan Fakta Shio dan Elemen dalam Kalender Tiongkok yang Keberadaannya Jauh Lebih Tua dari Masehi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini