2. Menahan diri dari hal yang membatalkan puasa – Seperti makan, minum, dan hubungan suami istri sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
3. Menjaga adab puasa – Menghindari perkataan buruk, amarah, dan perbuatan maksiat agar puasa semakin bernilai di sisi Allah.
4. Berbuka puasa saat matahari terbenam – Setelah waktu maghrib tiba, dianjurkan berbuka dengan makanan atau minuman yang baik dan berdoa.
Baca Juga: Ide Bisnis yang Dijamin Laris Manis di Bulan Ramadan
Batas Waktu Mengganti Puasa
Puasa yang ditinggalkan harus diganti sebelum datangnya Ramadhan berikutnya.
Jika seseorang tidak sempat menggantinya hingga masuk Ramadhan berikutnya tanpa uzur yang sah, maka ia diwajibkan membayar fidyah.
Baca Juga: Contoh Jawaban Sopan untuk Menolak Undangan Buka Bersama Agar Tidak Terkesan Mengada-ada
Yaitu memberi makan orang miskin sebanyak satu mud (sekitar 750 gram beras) untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
Mengganti puasa Ramadhan adalah bentuk tanggung jawab seorang Muslim terhadap ibadah yang tertinggal.
Dengan niat yang ikhlas dan menjalankannya sesuai tata cara yang benar, insyaAllah ibadah ini akan diterima oleh Allah SWT.***
Artikel Terkait
4 Langkah Efektif Kembali ke Pola Makan Sehat Setelah Ramadhan
Rumah BUMN SIG di Rembang Cetak Lonjakan Penjualan Hampers Sebesar 30% di Bulan Ramadhan
Resmi! 1 Maret 2025 Ditetapkan sebagai Awal Ramadhan versi Muhammadiyah
Bacaan Niat Puasa Ramadhan 2025, Pastikan Makan Sahur Ya!
Simak! Jadwal Libur Sekolah di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2025