Tidak Perlu Berdebat, Lapis Legit Berusia Puluhan Tahun Ini Punya Kelezatan Tak Terbantahkan Bagi Pecintanya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 20 Februari 2025 | 11:30 WIB
Lapis legit yang berkualitas, selain rasanya lezat, teksturnya lembut, minyaknya pun tidak terlalu banyak. (Instagram/@machiavelli.kitchen)
Lapis legit yang berkualitas, selain rasanya lezat, teksturnya lembut, minyaknya pun tidak terlalu banyak. (Instagram/@machiavelli.kitchen)

Kabar BUMN - Belum lama ini viral perdebatan tentang lapis legit, yang sebagian orang katakan harus berharga mahal.

Lapis legit yang mahal diyakini lebih lezat dan kualitasnya lebih premium dari yang murah.

Terlepas dari mahal atau murah, ada beberapa produk lapis legit yang sudah lama dipasarkan di Indonesia.

Kelezatan dan kualitasnya sudah teruji puluhan tahun dengan peminatnya masing-masing.

Baca Juga: Datang dari China, Makanan Ini Dimodifikasi dan Menjadi Jajanan Pasar di Indonesia

1. Ny Liem
Lapis legit Ny Liem sudah dijual sejak tahun 1966, produsennya kini sudah masuk generasi kedua.

Walaupun lokasi pabriknya di Bandung tapi penggemarnya tersebar di seluruh Indonesia.

Lapis legit ini teksturnya lembut. Kuenya pun tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak.

Baca Juga: Udara Mulai Panas, Butuh yang Segar dan Pedas, Ini Ragam Rujak di Indonesia yang Menyegarkan

Tersedia dalam beberapa varian, yakni lapis legit polos, lapis legit pruner, motif tikar dan batik pesisir.

Terfavorit lapis legit prune dengan potongan buah kering yang besar-besar di antara tiap lapisannya.

Lapis Legit Ny Liem berlokasi di jalan Naripan no 80 Bandung.

Baca Juga: Untuk Sepotong Kue Manis di Sore Hari, Ini Rekomendasi Dessert Cafe di Jakarta yang Kelezatannya Sudah Approved

2. Lapis Lapis
Lapis legit yang sudah berdiri sejak tahun 1980 ini dikenal baik oleh warga Jakarta.

Walau sudah diurus generasi kedua tapi bahan, resep, rasa, dan kelezatannya masih sama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini