Jangan Sedih, Meskipun yang Di Jakarta Belum Beroperasi Lagi, Ini 4 Planetarium Lainnya di Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 21 Februari 2025 | 08:30 WIB
Di Observatorium Bosscha terdapat 12 teleskop, termasuk 3 teleskop radio dan Teleskop Refraktor Ganda Zeiss 0.6 meter.   (bosscha.itb.ac.id)
Di Observatorium Bosscha terdapat 12 teleskop, termasuk 3 teleskop radio dan Teleskop Refraktor Ganda Zeiss 0.6 meter. (bosscha.itb.ac.id)

Kabar BUMN - Sejak 2020 lalu, Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki masih juga belum beroperasi.

Banyak orang yang sudah menantikan dan berharap planetarium ini akan segera dibuka kembali.

Sementara itu, di Indonesia masih beroperasi beberapa planetarium lainnya.

Planetarium sudah beroperasi lama, bahkan ada yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Baca Juga: Ini Pantai Indonesia yang Punya Potensi Rip Current yang Besar, Waspadai Saat Sedang Bermain di Situ

1. Observatorium Bosscha
Observatorium tertua di Indonesia ini didirikan 1923 oleh Perhimpunan Bintang Hindia Belanda (NISV).

Pembangunannya didukung Karel Albert Rudolf Bosscha, pengusaha perkebunan teh di Malabar.

Terdapat 12 teleskop di sini, termasuk 3 teleskop radio dan Teleskop Refraktor Ganda Zeiss 0.6 meter.

Baca Juga: 8 Klenteng di Indonesia untuk Wisata Religi, Perpaduan Spiritual dan Keindahan Arsitektur

Sejak tahun 2004 Observatorium Bosscha ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya.

Lalu tahun 2008 ditetapkan sebagai salah satu objek vital nasional.

Ada dua sesi kunjungan ke Observatorium Bosscha dengan maksimal kuota 50 orang.

Sesi pertama jam 08.30-10.00 WIB. Sesi kedua jam 10.30-12.00 WIB.

Baca Juga: Jadi Latar Syuting Film Petualangan Sherina 23 Tahun Lalu, Bagaimana Kabar Observatorium Bosscha Kini?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini