Kabar BUMN - Agama Islam masuk ke Jakarta di abad 15, saat masih bernama Sunda Kelapa dipimpin Kerajaan Pajajaran.
Penyebaran agama Islam di Jakarta banyak dipengaruhi pedagang yang berniaga.
Pedagang muslim dari Tionghoa, Gujarat, dan Arab ini kemudian menetap hingga membangun masjid.
Karenanya di Jakarta berdiri banyak masjid tua yang umurnya sudah ratusan tahun.
Baca Juga: Gokart Avenue, Aktivitas Seru Ngabuburit di Jakarta
1. Masjid Jami Al Khairaat
Masjid yang berada di Batu Ampar, Condet ini sudah berdiri sejak abad ke-16.
Awalnya masjid ini langgar kecil, yang lalu dibangun seiring banyaknya jumlah umat.
Masjid didirikan kakak beradik, Dato Kudul dan Dato Dji'in, warga asli Betawi yang tinggal di Condet.
Baca Juga: 4 Restoran di Jakarta yang Menyajikan Kuliner Vietnam dengan Cita Rasa Autentik
Saat pertama didirikan masjid ini dibangun dengan kayu nangka.
Seiring perubahan waktu, masjid mengalami beberapa kali renovasi.
Saat ini Masjid Jami Al Khairaat sudah berupa bangunan tembok dengan dominasi warna hijau putih.
Masjid Jami Al Khairaat berlokasi di jalan Raya Condet no 15, Batu Ampar, Kramat Jati.
Baca Juga: Keliling Jakarta Makin Seru Naik Bus Tanpa Atap, Open Top Tour of Jakarta Tawarkan Tiket Terbatas!
2. Masjid Jami Assalafiyah
Masjid ini didirikan tahun 1619 pada masa perang antara Pangeran Jayakarta dengan VOC.
Artikel Terkait
4 Desa Wisata Religi di Indonesia, ke Sini Jadi Kesempatan Liburan Sekalian Beribadah Atau Sebaliknya
6 Destinasi Wisata Religi Umat Katolik di Indonesia yang Menjadi Tempat Ziarah Terutama di Hari Raya
Wisata Religi ke Masjid-masjid Berarsitektur Unik yang Ada di Indonesia
8 Tempat Wisata Religi di Jawa Timur, Cocok untuk Beribadah dan Mencari Ketenangan
Rekomendasi Wisata Religi Semarang untuk Semua Pemeluk Agama
Daftar Destinasi Wisata Religi di Demak: Jejak Spiritual dan Sejarah Islam