Tradisi lebaran unik lainnya di Kepulauan Riau adalah tepuk kening. Alasan disebut tepuk kening karena anak-anak yang mendapatkan uang atau salam tempel biasanya akan langsung menepukkan uang tersebut ke kening mereka. Tradisi lebaran ini kerap dilakukan masyarakat di Pulau Natuna, Kepulauan Riau.
Uang Kubur
Selain salam tempel yang unik dari Pulau Natuna, ada tradisi menyambut lebaran lainnya di Kepulauan Riau, tepatnya di Bintan, yakni tradisi Uang Kubur. Sebuah tradisi yang diperuntukkan menyedekahkan uang kepada anak-anak yang ikut ziarah di pemakaman. Yup, disebut “uang kubur” karena salam tempel ini dibagikan di kuburan setelah berziarah kubur.
Minuman Kaleng
Selain kue lebaran dan makanan tradisional, masyarakat Kepulauan Riau kerap menyuguhkan minuman kaleng sebagai salah satu tradisi lebaran mereka. Minuman kaleng menjadi tradisi turun-temurun untuk berlebaran. Minuman kaleng disimbolkan sebagai alat komunikasi, yang mampu mencairkan suasana dan meningkatkan tali silaturahmi saat Hari Idulfitri.
Foto: kemdikbud.go.id