Jelajah Kota yang Dipercaya Menjadi Pusat Perkembangan Pertama Peradaban Islam di Nusantara, Bukan Aceh

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 7 Maret 2025 | 15:30 WIB
Peta yang menunjukkan lokasi Barus di wilayah Sumatra Utara. (netizenword.com)
Peta yang menunjukkan lokasi Barus di wilayah Sumatra Utara. (netizenword.com)

Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara ini diresmikan tahun 2017.

Baca Juga: Jelajah Perjalanan Islam di Wilayah Nusantara dan Dunia di Indonesia Islam Art Museum

2. Kompleks Makam Mahligia
Kompleks pemakaman ini berlokasi di Desa Aek Dakka, Kecamatan Barus, Tapanuli Tengah.

Pada salah satu nisan tertuliskan tahun 48 Hijriah atau 661 Masehi.

Di sini juga ada makam beberapa ulama yang diyakini orang-orang pertama penyebar agama Islam di Barus.

Di antaranya Syekh Rukuddin, Syekh Zainal Abidin, Ilyah Syamsuddin, dan Imam Khatib Muddah.

Baca Juga: 4 Masjid Tertua di Indonesia, Bukti Abad Penyebaran Agama Islam dan Kehadiran Wali Songo

Makam Syekh Papan Tinggi di Barus menjadi salah satu penanda jejak peradaban pertama agama Islam di Nusantara. (Wikipedia/Barus Raya)

3. Makam Syekh Papan Tinggi
Syekh Papan Tinggi merupakan ulama dari Yaman yang datang ke Barus untuk menyebarkan agama Islam.

Ia mengajarkan tajwid dan pengetahuan agama islam lainnya. Selain itu juga berdagang barus.

Di nisannya tertuliskan tahun 672 Masehi.

Baca Juga: Selain Mekkah, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Sekaligus Belajar Sejarah Islam

Ini menjadi bukti Islam sudah masuk ke Nusantara lewat Barus pada tahun tersebut.

Makam Syekh Papan Tinggi berada di Desa Pananggahan, Kecamatan Barus.

Lokasinya di atas bukit dengan ketinggian sekitar 200 meter mdpl.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini