5 Faktor yang Perlu Diperhatikan Kalau Ingin Traveling Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 7 Maret 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Traveling saat puasa ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi tubuh, sosial, dan lingkungan. (Freepik)
Ilustrasi. Traveling saat puasa ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi tubuh, sosial, dan lingkungan. (Freepik)

Kabar BUMN - Kewajiban berpuasa sering tidah menghentikan orang untuk wisata atau traveling, terutama di akhir pekan.

Traveling saat puasa ini tentu saja disesuaikan dengan kondisi tubuh, sosial, dan lingkungan.

Paling tidak dari jam wisata akan disesuaikan agar ibadah puasa tetapi lancar.

Selain itu, ini beberapa saran lain yang diperhatikan kalau ingin traveling saat puasa.

Baca Juga: 4 Negara Tujuan Terbaik untuk Traveling Saat Ramadan, Khidmat dan Kesakralan Bulan Suci Semakin Kental Terasa

1. Riset tempat yang dikunjungi
Persiapan dan riset soal destinasi wisata sangat penting, terlebih bila bepergian jauh sampai ke luar negeri.

Cari tahu aturan dan tradisi setempat, tempat makan yang halal, lokasi masjid, dan lain-lain.

Bila traveling ke tempat yang mayoritas penduduknya muslim, cari tempat yang sepi saat waktu berbuka.

Lalu, pastikan bilamana ada perubahan jam operasional tempat wisata atau tidak selama Ramadan.

Baca Juga: Tips Solo Traveling di Bulan Ramadan bagi Perempuan, Nomor 2 Jangan sampai Skip!

2. Atur waktu berangkat
Karena di perjalanan tidak bisa bebas makan dan minum, perhatikan waktu keberangkatan dan tiba.

Usahakan tiba di tempat wisata tidak terlalu siang agar udara tidak panas dan energi masih banyak.

Bisa juga berangkat malam hari. Udara tidak panas dan di tengah jalan bisa sambil sahur.

Saat susun itinerary, sediakan cukup waktu untuk jam makan agar saat berbuka bisa menyenangkan.

Baca Juga: Bye-bye Dehidrasi dan Kulit Kusam, Ini Cara Mengatur Asupan Air Minum 8 Gelas per Hari Saat Bulan Puasa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: muslimpro.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini