Kabar BUMN - Di tengah mayoritas penduduk Singapura yang non-muslim, suasana Ramadan terasa sekali di Kampong Glam.
Kampong Glam merupakan pusat komunitas Melayu, Arab dan Bugis, yang warganya rerata beragama Islam.
Selain bahwa di Kampong Glam terdapat masjid, toko bahan makanan dari Timur Tengah, dan banyak kuliner halal.
Setiap bulan Ramadan, di Kampong Glam juga ada bazar menu berbuka puasa dan kebutuhan Lebaran.
Baca Juga: 5 Camilan di Singapura yang Biasa untuk Oleh-Oleh, Dijamin Halal dan Sering Dijadikan Jastip
1. Haji Lane
Di ruas jalan panjang ini ada banyak kafe dan tempat makan kekinian.
Menunya halal dan menyediakan menu spesial di bulan Ramadan.
Selain itu, setelah revitalisasi, di sepanjang Haji Lane dihiasi mural-mural cantik.
Banyak orang yang datang ke Haji Lane punya tujuan berswafoto di jalanan ini.
Baca Juga: Makanannya Sudah Pasti Halal, Ini Restoran yang Direkomendasikan di Kampong Glam, Singapura
2. Masjid Sultan
Masjid ini salah satu landmark yang menunjukan Kampong Glam sebagai kampung muslim.
Masjid Sultan dibangun tahun 1826 dan jadi masjid pertama yang dibangun di Singapura.
Ciri khasnya masjid yang mengadaptasi masjid di Jawa ini adalah kubah emasnya yang mencolok.
Pembangunannya dampak kehadiran pendatang dari Indonesia yang sebagian besar dari suku Jawa.
Artikel Terkait
4 Negara yang Kaya Dengan Sejarah Peradaban Islam, Dua di Antaranya Berada di Eropa
Mengenal Masjid Ba'alwi di Singapura, Masjid yang Menyimpan Berbagai Benda Peninggalan Peradaban Islam
4 Lokasi Wisata Religi Agama Islam di Thailand, di Salah Satunya Bisa Bertemu Keturunan Indonesia yang Berbahasa Jawa
Jelajah Kota yang Dipercaya Menjadi Pusat Perkembangan Pertama Peradaban Islam di Nusantara, Bukan Aceh
4 Tempat Wisata Ikonik yang Jadi Saksi Sejarah Peradaban Islam di Mesir
Kota-kota dengan Sejarah dan Peranan Penting dalam Peradaban Islam di Dunia