Kabar BUMN - Di Tiongkok, komunitas muslim terbesar bisa ditemui di Xian City, Provinsi Shaanxi.
Muslim di Xian City keturunan pedagang Arab, Persia, dan Asia Tengah yang datang ke Tiongkok abad ke-7.
Di Xian City, pendatang muslim tersebut membaur dengan warga setempat, dikenal dengan orang Hui.
Mereka juga yang membangun salah satu masjid terbesar di Tiongkok yaitu Masjid Agung Xian.
Baca Juga: Muslim Quarter di Xian City, Kisah dan Sejarah Panjang Perkembangan Agama Islam di Tiongkok
Kombinasi budaya Konfusius
Masjid Agung Xian didirikan sekitar tahun 742 pada masa Dinasti Tang.
Ini merupakan salah satu masjid terbesar era pra modern di Tiongkok.
Sayangnya konstruksi bangunan pertamanya tidak bertahan lama dan perlu dikontruksi ulang di 1384.
Baca Juga: Wisata Kuliner Halal di Muslim Quarter, Xian City, Ada Pengaruh Rasa Arab dan Persia
Dari luar, bangunannya lebih mirip klenteng karena dipengaruhi arsitektur Tiongkok, Buddha, Daoist dan Konfusius.
Pengaruh tersebut terlihat jelas pada bentuk aula Masjid Agung Xian dengan delapan pilar kayu.
Bentuk dan jumlah pilar ini ciri utama dari arsitektur Tiongkok.
Begitu pula bentuk atap yang ujungnya sedikit meruncing. Mirip dengan atap di Forbidden City.
Artikel Terkait
Wisata Religi ke Masjid Saka Tunggal, Banyumas, Masjid Tertua di Indonesia dengan Satu Tiang Penyanggang
4 Masjid Tertua di Sumatra, Rata-Rata Bangunannya Sudah Berusia di Atas 200 Tahun
Indahnya Suasana Ramadan di Masjid Agung Sunda Kelapa: Wisata Religi hingga Kulineran
Masjid Indah dan Megah yang Menjadi Kekayaan Religi Di Makassar, Salah Satunya Dilengkapi 99 Kubah
Wisata Religi ke 7 Masjid Megah di Indonesia, Punya Arsitektur Unik Nan Menarik
Jadi Tempat Ibadah Favorit Saat Ramadan, Masjid Istiqlal Buktikan Ketangguhan SIG dalam Membangun Negeri