Kabar BUMN - Untuk mengingatkan orang tentang kenangan di masa lalu, kota Solo mengoperasikan Sepur Kluthuk Jaladara.
Kereta api wisata Sepur Kluthuk Jaladara beroperasi sejak tahun 2009.
Sepur Kluthuk Jaladara beroperasi sepanjang 6 kilometer.
Rutenya melalui jalur kereta Stasiun Purwosari sampai Stasiun Soo Kota.
Kendaraan dewa
Nama Jaladara diambil dari cerita Mahabrata. Dikisahkan Jaladara nama kereta milik Prabu Kresna.
Sebagai kendaraan dewa, kereta memiliki kemampuan terbang.
Dengan kereta ini Prabu Kresna berangkat ke Kerajaan Astinapura.
Sepur Kluthuk Jaladara menggunakan lokomotif uap yang sudah pensiun.
Baca Juga: 5 Kuliner yang Direkomendasikan di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo
Lokomotif ini buatan Jerman tahun 1896.
Pada zaman Hindia Belanda digunakan untuk transportasi jarak pendek.
Namanya saja kereta tua jadi kecepatannya pun lambat, sekitar 50 kilometer/jam.
Untuk menggerakkannya membutuhkan 5 meter kubik kayu jati dan 4 meter kubik air.
Artikel Terkait
Wahana Kereta Gantung Sudah Ada di Bogor, Liburan Seru Tanpa Perlu Jauh ke Jogja
Unik, Stasiun-stasiun Kereta di Indonesia yang Lokasinya di Dataran Tinggi Kenali dengan Pemandangan Indah di Sekitarnya
Dari Ambarawa ke Tuntang, Kereta Vintage AR I-III Siap Membawamu ke Masa Lalu
Penumpang Perempuan Kini Bisa Duduk Sebelahan di Kereta Api, Begini Caranya!
Etika Menaiki Kereta Antarkota, di Saat Mudik yang Ramai dan Penuh, Ini Harus Banget Dilakukan
KAI Hadirkan Fitur Female Seat Map, Bikin Perjalanan Kereta Makin Nyaman untuk Perempuan