Di puncaknya, terdapat kawah lumpur yang sesekali mengeluarkan letupan disertai suara gemuruh serta aroma gas.
Tinggi gundukan ini sekitar 8 meter dan bisa didaki dengan mudah. Hanya perlu satu menit berjalan kaki untuk mencapai puncak.
Tapi, kamu tetap harus hati-hati karena kawah di bagian atas bisa mengeluarkan gas beracun dan tanah di sekitar kawah berisiko ambles.
Baca Juga: Cek Harga Tiket Masuk Drini Park April 2025, Sekaligus Jam Operasionalnya
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Supaya kunjunganmu makin nyaman, sebaiknya datang pada pagi atau sore hari. Selain cuaca yang lebih bersahabat, kamu juga bisa menikmati pemandangan sawah dengan lebih menyenangkan.
Jangan lupa bawa topi atau pelindung kepala, terutama jika kamu datang saat siang hari karena matahari cukup terik.
Baca Juga: Kamu Kumpulkan Poin, Livin' by Mandiri Siapkan iPhone 16
Perlu diingat juga untuk tidak terlalu lama berada di puncak gunung lumpur, demi menghindari risiko dari letupan lumpur atau gas.
Meski begitu, pengalaman menyaksikan fenomena langka ini langsung dari dekat akan menjadi momen yang sangat berkesan.
***
Artikel Terkait
Pendakian Akhir Pekan ke Gunung Artapela, Kalau Tidak Sayang Melewatkan Fenomena Matahari Terbenam dan Terbit, Bisa Banget Tektok
Lebaran 2025: Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Thekelan dan Wekas Tetap Buka
Mendaki Gunung Rinjani Wajib Punya Tiket Online, Simak Syarat Lengkapnya!
Eksplorasi Puncak Nusantara: 7 Gunung Tertinggi The Seven Summits of Indonesia
Liburan Seru Bareng Keluarga di Ghiffari Valley, Wisata Sejuk di Kaki Gunung Ciremai