5 Tempat Wisata di Daerah Paling Dingin di Nusa Tenggara Timur

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 25 April 2025 | 10:00 WIB
Ruteng merupakan kota kecil di ketinggian lebih dari 1.000 mdpl di wilayah Manggarai, Pulau Flores, NTT. (Google)
Ruteng merupakan kota kecil di ketinggian lebih dari 1.000 mdpl di wilayah Manggarai, Pulau Flores, NTT. (Google)

Atap rumah di kampung ini berbentuk kerucut dari ijuk dan rumput kering. Sementara dindingnya dari kayu.

Penduduk desa rata-rata berprofesi sebagai petani, yang punya ritual khusus menjelang musim panen.

Kampung adat Ruteng berlokasi di Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Baca Juga: Puas-puaskan Hasrat Menyaksikan Matahari Terbenam di Larantuka, Kota Pelabuhan di Timur Pulau Flores

 

3. Pasar Tradisional Ruteng
Sama dengan pasar tradisional di banyak daerah, Pasar Tradisional Ruteng juga jadi andalan penduduk.

Warga membeli kebutuhan hariannya ke Pasar Tradisional Ruteng.

Selain sayur-mayur dan buah-buahan segar, di pasar dijual ikan dan rempah khas Nusa Tenggara Timur.

Ada pula sejumlah kerajinan tangan dan produk makanan lokal lainnya.

Baca Juga: Wisata ke Danau Kelimutu, Danau Tiga Warna di Flores yang Menyimpan Keunikan yang Mistis

Pematang sawah lingko di Ruteng, kota kecil di wilayah Manggarai, Pulau Flores, NTT. (labuanbajotour.com)

4. Pematang Sawah Lingko
Lingko merupakan sistem pertanian tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat di Ruteng.

Dalam bahasa setempat lingko artinya jaring laba-laba.

Ini karena petak sawah di Ruteng dibuat pemiliknya dengan bentuk mirip jaring laba-laba.

Setiap petak sawah dimiliki satu keluarga dan diwariskan turun temurun.

Baca Juga: ASDP Resmi Terapkan E-Ticketing pada Lima Pelabuhan di Nusa Tenggara Timur, Ini Daftarnya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini