Ruang utamanya memiliki atap berbentuk tajug atau piramid bertingkat dua. Puncaknya diberi mahkota.
Serambi masjid memiliki bentuk limas yang merupakan ciri khas dari bangunan Jawa.
Kemudian bangunannya dihiasi ornamen mustaka yang berbenduk gada dan dihiasi daun kluwih.
Keduanya merupakan perlambang keesaan Allah.
Baca Juga: Isi Liburan Panjang di Yogyakarta dengan Berbeda, Bisa Ikuti Workshop Kreatif Ini untuk Pengalaman
Pusat penyebaran agama
Selain tempat ibadah, Masjid Gedhe Mataram juga difungsikan pusat penyebaran agama dan tempat spiritual masyarakat.
Masjid memiliki halaman yang luas yang terbagi dua. Bagian dalam dan luar.
Di sini juga terdapat bedug dengan diameter 1 meter yang ditaruh di serambi masjid.
Bedug dibuat dari pohon besar yang tidak sengaja ditemukan Sunan Kalijaga saat melewati Kulon Progo.
Baca Juga: Sekarang Banyak Dicari Orang, Siapa Sangka Kuliner khas Yogyakarta Ini Dulu Dianggap Ndeso
Setiap bulan Sya'ban dan Muharram banyak berlangsung kegiatan yang sudah dilakukan sejak dulu.
Di bulan sya'ban, ada tradisi mendoakan atau penghormatan pada leluhur.
Sementara di bulan Muharram atau 1 Suro dianggap sebagai bulan mulia.
Masjid Gedhe Mataram berlokasi di Dusun Sayangan, Desa Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta.***
Artikel Terkait
Wisata Religi: Ziarah ke Empat Makam Wali Songo di Pulau Jawa
4 Masjid Tertua di Indonesia, Bukti Abad Penyebaran Agama Islam dan Kehadiran Wali Songo
Masjid Pecinan Tinggi, Bukti Sejarah Kuatnya Islam di Banten dan Dahsyatnya Letusan Gunung Api Krakatau
Hebat! Masjid-masjid di Luar Negeri Ini Dibangun Pemerintah dan Komunitas Indonesia, Sarana Penyebaran Agama Islam di Dunia
Ini yang Perlu Diperhatikan Saat Mau Berfoto di Masjid Agar Foto Indah Tanpa Mengabaikan Peraturan yang Berlaku
Masjid Ar Rahman Mojokerto, Tempat Ibadah Unik dengan Bentuk Kapal Pesiar