Kuliner Demak yang Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Salah Satunya Kesukaan Sunan Kalijaga

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 30 April 2025 | 13:00 WIB
Mangut kepala manyung (Cookpad/@Erma_Dapur_Michaela)
Mangut kepala manyung (Cookpad/@Erma_Dapur_Michaela)

Kabar BUMN - Di zaman dulu, Demak salah satu kerajaan Islam terbesar di Jawa.

Selain kebudayaan Islam Jawa, Demak juga mewarisi kuliner yang sudah dikenal sejak zaman kerajaan.

Kuliner Demak dari zaman kerajaan ini tidak sedikit yang masih bertahan sampai sekarang.

Bahkan ada yang dulu merupakan menu favorit Sunan Kalijaga.

Baca Juga: Daftar Destinasi Wisata Religi di Demak: Jejak Spiritual dan Sejarah Islam

1. Mangut kepala manyung
Ikan manyung adalah jenis ikan laut yang berkumis.

Untuk bumbu, mangut menggunakan bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, kencur, dan kunyit.

Bumbu ditambahkan dengan santan, sehingga menghasilkan cita rasa gurih dan sangat pedas.

Selain di Demak, mangut kepala manyung juga bisa ditemukan di Pati.

Baca Juga: Di Pantai Cantik di Demak Ini Pemandangan Matahari Terbenam Akan Lebih Menakjubkan

2. Nasi Ndoreng
Kuliner ini sudah muncul sejak zaman Demak Bintoro yang berkuasa di abad ke-14.

Nasi Ndoreng bukan nasi goreng, justru mirip nasi pecel tapi cara masak dan penyajiannya berbeda.

Sayurannya khas Jawa Tengah, seperti kembang turi, jantung pisang, daun singkong muda, daun ubi jalar, dan buah lamtoro muda.

Semua direbus sampai matang. Setelah itu disiram bumbu kacang dan ditaburi serundeng.

Baca Juga: Di Pantai Cantik di Demak Ini Pemandangan Matahari Terbenam Akan Lebih Menakjubkan

3. Ingkung bandeng
Ikan bandeng terkenal memiliki duri yang banyak, tapi beda dengan ingkung bandeng.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini