Baca Juga: Mengenal Rangkaian Perayaan Waisak di Borobudur, Mulai dari Thudong hingga Pelepasan Lampion
3. Saksikan Penerbangan Lampion
Salah satu momen yang paling dinanti adalah ritual pelepasan lampion pada malam hari, sebagai simbol doa dan harapan yang dikirim ke langit.
Meski jumlah peserta biasanya dibatasi, masyarakat tetap bisa menikmati keindahan visual dari area sekeliling candi.
Jika ingin ikut serta, pastikan sudah mendaftar melalui panitia resmi, karena tiket biasanya habis jauh-jauh hari sebelum acara.
Baca Juga: Mengenal Rangkaian Perayaan Waisak di Borobudur, Mulai dari Thudong hingga Pelepasan Lampion
4. Hormati Tradisi dan Jaga Ketertiban
Waisak bukan hanya atraksi budaya, tetapi ritual suci umat Buddha.
Para pengunjung diimbau tidak membuat keributan, tidak memotret secara sembarangan apalagi saat umat sedang beribadah, serta menjaga kebersihan area candi.
Ingatlah bahwa Anda sedang berada di kawasan suci warisan dunia.
Baca Juga: Waisak 2025 di Borobudur: Meski Nonton dari Luar, Rp50 Ribu Cukup Buat Nikmati Keindahan Lampion
5. Manfaatkan Momen untuk Introspeksi Diri
Perayaan Waisak mengusung pesan perdamaian, cinta kasih, dan kesadaran diri.
Gunakan kesempatan ini untuk merenung dan menjernihkan pikiran.
Banyak peserta yang justru menemukan ketenangan batin saat larut dalam suasana khidmat yang menyelimuti Candi Borobudur.
Artikel Terkait
Jangan Sampai Gagal Masuk! Ini Aturan Lengkap Festival Lampion Waisak 2025 di Borobudur
Borobudur Siap Gelar Festival Lampion Waisak 2025, Baca Dulu Do’s & Don’ts-nya!
Mengenal Rangkaian Perayaan Waisak di Borobudur, Mulai dari Thudong hingga Pelepasan Lampion
PERURI Dorong UMKM Kuliner Karawang Tembus Pasar Global di Borobudur International Bike Week 2025
Candi Borobudur Jadi Pusat Perayaan Waisak 2025, Jadi Momentum Perkuat Ekonomi dan Pariwisata