Patung Buddha Tidur Mojokerto: Ikon Religi yang Megah dan Sarat Makna, Terbesar di Asia Tenggara

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 11 Mei 2025 | 17:30 WIB
Menjelang Waisak, Patung Buddha Tidur Mojokerto kembali jadi sorotan. Simak keindahan, sejarah, dan makna spiritual patung megah ini. (dolenku.blogspot.com)
Menjelang Waisak, Patung Buddha Tidur Mojokerto kembali jadi sorotan. Simak keindahan, sejarah, dan makna spiritual patung megah ini. (dolenku.blogspot.com)

Maha Vihara Majapahit terbuka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dengan tiket masuk sangat terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Baca Juga: Oleh-oleh Khas Yogyakarta yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan di Sini

Tradisi Menjelang Waisak

Setiap menjelang perayaan Tri Suci Waisak, patung ini melalui proses pemandian yang sarat makna. Pengurus vihara membersihkan patung menggunakan air bunga harum seperti melati, kenanga, dan mawar, serta menyikat debu dengan alat khusus.

Ritual ini menggambarkan penyucian lahir dan batin sebagai persiapan spiritual menuju Waisak.

Baca Juga: BRI Salurkan Kredit Mikro Rp632,22 Triliun hingga Maret 2025, Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 1,2 Juta AgenBRILink

Sejarah Pembangunan Patung

Patung Buddha tidur ini dibangun pada tahun 1993 oleh seniman dari Jawa Tengah bersama warga Desa Bejijong.

Kehadirannya di kawasan bekas pusat Kerajaan Majapahit menambah nilai historis dan religius Mojokerto sebagai kota wisata budaya dan spiritual yang kuat. ***

 

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler