Jangan lupa gunakan kaos kaki dari bahan katun agar mudah menyerap keringat, beserta kaos kaki cadangan.
Idealnya trekking menggunakan sepatu mendaki, tapi sepatu olahraga biasa pun sudah cukup.
Hindari menggunakan sneaker casual karena kalau dipakai jalan jauh bisa membuat pergelangan dan telapak kaki sakit.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Alam di Salatiga yang Masuk Kategori Kota Ideal untuk Pensiun
4. Streching
Sebelum trekking jangan lupa streching dulu.
Fokuskan pada gerakan tubuh bagian bawah. Seperti lutut, pergelangan kaki dan pinggang.
Ada baiknya beberapa hari sebelum trekking, latihan jalan kaki dulu di sekitaran rumah.
Ini membuat tubuh jadi terlatih berjalan dan menghindari pegal selepas melakukan trekking.
Baca Juga: Camping Pertama Kali? Perhatikan Hal-Hal Penting Ini Biar Nggak Kaget di Alam!
5. Atur kecepatan jalan
Yang penting saat melakukan trekking adalah atur kecepatan jalan. Bagi pemula tidak perlu jalan terlalu cepat.
Orang sering bersemangat di awal tapi menuju akhir malah loyo. Cukup jalan kecepatan sedang saja.
Tentukan berapa kali berhenti, tetapi lebih baik lambatkan kecepatan jalan.
Nikmati pemandangan di kiri kanan sambil mengobrol. Ini membuat trekking jadi lebih menyenangkan.***
Artikel Terkait
4 Jalur Trekking Sederhana dan Mudah Ditempuh, Isi Liburan Anak-anak Ke Sini Pasti Menyehatkan
4 Jalur Trekking di Indonesia yang Bisa Dijelajahi Di Akhir Pekan, Jalurnya Ringan, Pemandangannya Indah
4 Jalur Trekking Populer di Pulau Jawa, Ini yang Namanya Wisata Sekaligus Berolahraga
Tips Trekking untuk Pemula: Persiapan yang Wajib Dilakukan
Serunya Trekking ke Kawah Ratu: Info Jalur, Waktu Tempuh, dan Tiket Masuknya
Pertama Kali Trekking? Ini 5 Hal yang Wajib Kamu Persiapkan Biar Nggak Tumbang di Tengah Jalan!