Update! Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka, Ini Syarat Lengkapnya

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 18 Mei 2025 | 09:45 WIB
Ranu Kumbolo, danau yang jadi spot camping favorit para pendaki Gunung Semeru. (wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)
Ranu Kumbolo, danau yang jadi spot camping favorit para pendaki Gunung Semeru. (wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)

Jangan lupa membawa kantong sampah pribadi karena kamu juga bertanggung jawab atas sampahmu sendiri.

Untuk keamanan bersama, rombongan pendaki dengan jumlah 2-10 orang wajib didampingi oleh pemandu lokal resmi dari organisasi PPGST.

Namun, aturan ini dikecualikan bagi anggota organisasi pencinta alam dari kalangan pelajar, mahasiswa, maupun umum.

Baca Juga: BULOG Hadapi Lonjakan Stok Beras di Gudang, Kualitas Tetap Prioritas

Prosedur Registrasi dan Booking Online

Setiap pendaki diwajibkan melakukan pendaftaran secara online di situs resmi TNBTS. Data identitas yang diunggah tidak bisa diganti atau diubah dengan alasan apa pun. Booking harus dilakukan maksimal dua hari sebelum tanggal pendakian.

Sebelum memulai perjalanan, kamu juga harus melakukan registrasi ulang dan mengikuti briefing di pos pintu masuk Ranupani.

Baca Juga: PHR Zona 4 Gelar Kegiatan Edukasi Migas untuk Wartawan di PALI Sumsel

Jika persyaratan tidak lengkap saat registrasi ulang, maka kamu tidak akan diizinkan mendaki, dan tiket yang sudah dibayar tidak akan dikembalikan.

Ketentuan Tambahan dan Sanksi

Pendaki yang terlambat kembali dari pendakian akan dikenakan proses investigasi. Bila ditemukan pelanggaran atau kelalaian, sanksi bisa diberikan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga: Candi Borobudur Diserbu Pengunjung Saat Rangkaian Waisak 2025, InJourney Catat 100 Ribu Orang

Maka dari itu, pastikan kamu mematuhi durasi maksimal pendakian yang hanya dua hari satu malam.

Untuk pendaki yang berusia di bawah 17 tahun, surat izin dari orang tua atau wali serta fotokopi KK menjadi syarat tambahan yang wajib dibawa.

Prosedur ini diberlakukan demi keamanan dan keselamatan bersama selama kegiatan pendakian berlangsung. ***

Add as a preferred source on Google
Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler